• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home GREEN ENERGY

British International Investment Kucurkan Rp200 Miliar untuk Energi Bersih di ASEAN

by Redaksi Asiatoday
May 28, 2023
in GREEN ENERGY
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Danai Proyek Perubahan Iklim, Citi Siapkan USD250 Miliar untuk 5 Tahun Kedepan

Wind Power Generation, one of the clean energy sources. Illustration

ASIATODAY.ID, JAKARTA – British International Investment (BII), mengucurkan dana senilai US$15 juta atau lebih dari Rp200 miliar di ASEAN, termasuk Indonesia untuk modal investasi percepatan energi bersih.

Investasi pertama BII di ASEAN itu diharapkan dapat menarik lebih banyak modal untuk mendukung Indonesia mencapai emisi nol bersih atau net zero emissions pada 2060.

Komitmen tersebut akan dilaksanakan melalui SUSI Asia Energy Transition Fund (SAETF), pendanaan infrastruktur transisi energi yang berfokus pada Asia Tenggara. Badan ini dikelola oleh perusahaan yang berlokasi di Swiss, yakni SUSI Partner.

RelatedPosts

Bpfilters Launches Innovative B50 Biodiesel Filter Product

Indonesia Launches Asia’s Largest Cooperative-Based Renewable Energy Initiative

ASEAN Power Grid Gets Real: ADB Unleashes New Fund to Fast-Track Regional Energy Integration

Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor Leste Owen Jenkins mengatakan di sela KTT Pemimpin G20 di Bali tahun lalu, Perdana Menteri Rishi Sunak bergabung dengan para pemimpin dunia lainnya meluncurkan Just Energy Transition Partnership (JETP) Indonesia.

Kemitraan tersebut tidak hanya akan membantu Indonesia mempercepat transisi energi, tetapi juga akan membantu mendukung pertumbuhan ekonomi, lapangan pekerjaan baru yang terampil, dan pengurangan polusi.

“Inggris tetap berkomitmen untuk bermitra dengan Indonesia dalam mewujudkan janji-janji tersebut,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Minggu (28/5/2023).

Investasi ini menandai dimulainya realisasi ambisi BII untuk menginvestasikan dana pembiayaan iklim hingga 500 juta poundsterling di kawasan Indo-Pasifik.

Melalui komitmen tersebut, BII menggandeng lembaga pembiayaan pembangunan lainnya, termasuk AIIB, FMO, Swedfund, Norfund, dan OeEB, serta investor swasta dalam mendukung SAETF.

Pendanaan tersebut akan berkontribusi pada tujuan mitigasi iklim global dan Perjanjian Paris melalui solusi pembiayaan energi bersih, meningkatkan pasokan listrik untuk bisnis dan konsumen, serta memungkinkan akses ke solusi energi bersih di area yang kurang terlayani.

Wymen Chan, Kepala Kawasan Asia di SUSI Partners, mengatakan bahwa permintaan energi di Asia Tenggara tumbuh pesat sejalan dengan perkembangan ekonomi kawasan.

“Tujuan kami mengarahkan modal menuju pembangunan infrastruktur yang memungkinkan pertumbuhan ini terjadi secara berkelanjutan dan membuktikan bahwa Asean tidak hanya berdampak, tetapi juga pasar yang menarik bagi investor publik dan swasta,” tuturnya.

Sementara itu, Managing Director dan Head of Asia di BII, Srini Nagarajan menambahkan SAETF adalah titik balik kembalinya BII ke Asia Tenggara dan komitmen yang jelas tentang ambisi mendukung pendanaan iklim, serta inovasi menghadapi tantangan dari krisis iklim.

Indonesia telah berkomitmen untuk mencapai net zero emissions pada tahun 2060 atau lebih cepat. Langkah ini bertujuan mengatasi permintaan energi yang terus meningkat dan mengurangi ketergantungan pada pembangkit listrik bahan bakar fosil.

Ambisi keberlanjutan di ASEAN membutuhkan setidaknya US$200 miliar investasi pada sektor energi di tahun 2030, yakni lebih dari tiga perempatnya perlu disalurkan ke energi bersih. (ATN)

Simak Berita dan Artikel yang lain di Google News

Tags: British International InvestmentGreen Energy
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesian Cooperatives Minister Backs Cooperative-Led Sugarcane Downstreaming
  • Indonesia Moves to Control Global Nickel Pricing With New National Minerals Exchange
  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.