• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home STUDY AND ENVIRONMENT

Eropa Hadapi Gelombang Panas hingga 45 Derajat

by Redaksi Asiatoday
July 17, 2023
in STUDY AND ENVIRONMENT
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Awal 2023, Suhu Panas di Eropa Capai Rekor

Suhu panas di Eropa. Dok WMO

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Eropa menghadapi gelombang panas cukup ekstrem.

Suhu udara di Eropa akan mencapai rekor tertinggi dalam beberapa hari mendatang, dengan Italia sudah mengeluarkan peringatan cuaca panas untuk 16 kota pada hari Minggu, 16 Juli 2023.

Suhu di Spanyol, Italia, dan Yunani sangat panas selama beberapa hari ini, merusak pertanian dan membuat turis bergegas mencari tempat berteduh.

RelatedPosts

Securing Carbon Credits for Smallholder Farmers

Indonesia Faces Methane Emergency as ASEAN and South Korea Launch $20 Million Climate Waste Initiative

AMAN and UNESCO Lead Safety Training for Indigenous Women Journalists in Makassar

Antisiklon baru Charon, yang dalam mitologi Yunani adalah penambang kematian, didorong ke wilayah itu dari Afrika utara pada Minggu dan dapat mengangkat suhu di atas 45 Celcius (113 Fahrenheit) di beberapa bagian Italia awal pekan ini.

“Kita perlu bersiap menghadapi badai panas hebat yang, hari demi hari, akan menyelimuti seluruh negeri,” kata layanan berita cuaca Italia, Meteo.it, pada Minggu.

“Di beberapa tempat rekor panas kuno akan dipecahkan.”

Yunani menutup Acropolis selama bagian terpanas pada hari Jumat untuk melindungi wisatawan.

Menteri Kesehatan Italia Orazio Schillaci mengatakan orang-orang perlu berhati-hati saat mengunjungi reruntuhan Roma yang terkenal itu.

“Pergi ke Colosseum saat suhu 43C (109,4F) tidak disarankan, terutama untuk orang lanjut usia,” katanya kepada surat kabar Il Messaggero pada hari Minggu, mengatakan orang harus tinggal di dalam rumah antara pukul 11.00 dan 18.00.

Selain ibu kota Italia, peringatan kesehatan diberlakukan dari pusat kota Florence hingga Palermo di Sisilia dan Bari di tenggara semenanjung, sementara suhu juga mulai meningkat lebih jauh ke utara.

“Ini tidak normal. Saya tidak ingat panas yang begitu menyengat, terutama saat ini,” kata Federico Bratti, berjemur di Danau Garda.

Di Spanyol, Badan Meteorologi memperingatkan risiko kebakaran hutan dan mengatakan bahwa tidak mudah untuk tidur di malam hari, dengan suhu yang tidak mungkin turun di bawah 25C (77F) di seluruh negeri.

Gelombang panas akan meningkat mulai Senin, dengan suhu mencapai 44C (111,2F) di lembah Guadalquivir dekat Seville di selatan negara itu, prediksi peramal cuaca.

Sementara itu, di Pulau La Palma Spanyol di Canaries, setidaknya 4.000 orang harus dievakuasi karena kebakaran hutan yang tak terkendali setelah gelombang panas, kata pihak berwenang.

Suhu tertinggi yang tercatat di Eropa 48,8C (119,8F), tercatat di Sisilia dua tahun lalu, dapat terlampaui dalam beberapa hari mendatang, terutama di pulau Sardinia, Italia, kata ahli meteorologi.

Gelombang panas telah menyebar melintasi Mediterania ke Israel, di mana Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dirawat di rumah sakit pada hari Sabtu karena pusing dan dehidrasi. Dia dipulangkan pada hari Minggu.

“Saya meminta Anda semua, habiskan lebih sedikit waktu di bawah sinar matahari, minum lebih banyak air, dan semoga kita semua memiliki minggu baru yang baik,” katanya.

Amerika Serikat juga berada dalam cengkeraman suhu tinggi, dengan hampir seperempat populasi di bawah peringatan panas ekstrem, dari barat laut Pasifik, turun melalui California, melalui Barat Daya dan ke Deep South dan Florida. (Reuters)

Simak Berita dan Artikel yang lain di Google News

Tags: Gelombang PanasGlobal Warming
No Result
View All Result

Terbaru

  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • Securing Carbon Credits for Smallholder Farmers
  • Indonesia Accelerates OECD Membership Bid and Ratification of I-EU CEPA
  • Indonesia Deepens Mineral Cooperation with China Amid Global Race for Critical Resources
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.