• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home GREEN ENERGY

Indonesia Butuh Investasi Rp10 Ribu Triliun Kembangkan Energi Terbarukan

by Redaksi Asiatoday
July 18, 2023
in GREEN ENERGY
Reading Time: 3 mins read
A A
0
14 Perusahaan Malaysia Jajaki Kolaborasi Pengembangan EBT di Indonesia

Energi Baru Terbarukan (EBT). Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Indonesia membutuhkan investasi hingga Rp10 ribu triliun untuk mengembangkan proyek energi baru terbarukan (EBT).

“Program transisi energi di Indonesia bisa berjalan dengan optimal, tentunya pelaku usaha di dalam negeri harus terus berinovasi, meningkatkan kolaborasi, serta membutuhkan dukungan pembiayaan dan investor luar negeri,” kata Ketua Umum Masyarakat Energi Terbarukan Indonesia (METI), Wiluyo Kusdwiharto dalam Konferensi dan Eksibisi the 11th EBTKE Convention & Exhibition pada 12-14 Juli di ICE, BSD.

Sejatinya perhatian dunia internasional untuk transisi energi lewat program dekarbonisasi telah dimulai sejak Paris Agreement pada 2015 silam.

RelatedPosts

Bpfilters Launches Innovative B50 Biodiesel Filter Product

Indonesia Launches Asia’s Largest Cooperative-Based Renewable Energy Initiative

ASEAN Power Grid Gets Real: ADB Unleashes New Fund to Fast-Track Regional Energy Integration

Emma Rachmawati, Head of Division for Instrument and Information Indonesia FOLU Net-Sink 2030 Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehidupan (KLHK) mengatakan, isu dekarbonisasi yang dikaitkan energi berkelanjutan cukup menarik perhatian internasional.

Net zero emission (NZE) sejatinya sendiri merujuk pada keputusan Paris Agreement yang kemudian terus berkembang pembahasannya di United NationsClimate Change Conference Glasgow Skotlandia sampai terakhir di At the Sharm el-Sheikh Climate Change Conference (COP 27) di Mesir.

Bahkan, menurut Emma, upaya menurunkan emisi gas rumah kaca termasuk program transisi energi tidak akan bisa diatasi sendiri oleh pemerintah.

Sekarang ini, dalam forum tersebut semua negara telah menyadari peran sektor lain selain pemerintah (non-party stakeholder) seperti perusahaan, lembaga penelitian, masyarakat, serta lembaga keuangan untuk berkolaborasi dalam melaksanakan komitmen perubahan iklim secara bersama-sama.

“Saat ini isu perubahan iklim, konsentrasinya sudah mengarah ke sektor energi. kemudian, net zero emission ini akan sangat dibutuhkan oleh negara-negara global, tujuannya  untuk memastikan bahwa kenaikan suhu global tetap terjaga di 1,5 derajat celcius di tahun 2100. Bagi seluruh negara untuk mencapai net zero emission adalah bagaimana mengoptimalkan pembangunan berkelanjutan berbasiskan equity dan kemudian juga memperhitungkan poverty eradication (pengentasan kemiskinan),” ujar Emma.

Kegiatan the 11th EBTKE ConEx 2023

Ajang Konferensi dan Eksibisi the 11th EBTKE Convention & Exhibition ini merupakan agenda tahunan yang dihadirkan oleh METI dan didukung oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi. Ajang ini menjadi wadah bagi para stakeholders industri energi terbarukan di Indonesia.

Sejak pembukaan pada Rabu (12/7/2023) hingga tiga hari penyelenggaraanya, the 11th EBTKE ConEx 2023 telah mampu mencuri perhatian para pelaku industri energi serta masyarakat dengan total kehadiran 10.751 jumlah pengunjung dan 6.160 delegasi konferensi yang ikut berpartisipasi.

Acara ini berhasil mengumpulkan para pakar industri, inovator, dan pecinta energi terbarukan, menciptakan platform yang dinamis untuk pertukaran pengetahuan dan kolaborasi dalam bidang energi terbarukan dan keberlanjutan.

Melalui berbagai ragam konferensi yang menghadirkan 108 pembicara mulai dari tingkat menteri, pemimpin bisnis, hingga perwakilan anak muda yang mengangkat 67 tema dan sub tema mencakup pembahasan persoalan transisi energi, pengembangan energi terbarukan, decarbonizing, serta terkait kendaraan listrik.

Selain itu Indonesia EBTKE Conex 2023 juga menampilkan eksibisi yang mampu menarik minat masyarakat umum, pelaku usaha, hingga kalangan muda untuk mendorong pelaksanaan energi transisi di tanah air.

Meskipun sesi seminar telah rampung, pada hari Jumat (13/7/2023) lalu, EBTKE ConEx 2023 tetap mampu menyedot perhatian. Salah satu program yang disajikan di hari terakhir ini yaitu Green Job Fair.  Acara ini merupakan kesempatan bagi generasi muda untuk mempersiapkan masa depannya khusus di sektor energi baru terbarukan sekaligus memperluas jaringan dengan kalangan profesional.

Adapun sejumlah instansi dan perusahaan yang mendukung program GreenJobFair ini di antaranya, PT Pertamina Power Indonesia, General Electric, PT Medco Power Indonesia, Waste4Change, Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI), ISED Project, serta Society of Renewable Energy (SRE)-Go Gerilya.

“Penyelenggaraan tahun ini pesertanya membludak, bahkan ada lebih dari 50 perusahaan yang berpartisipasi. Selain itu, selama konferensi berlangsung dalam acara 2 (dua) hari ini juga telah dilaksanakan penandatanganan Memorandum of Understanding terkait rencana pengembangan energi terbarukan dengan kapasitas lebih dari 1,6 GW,” kata Eka Satria, Head of Steering Committee EBTKE ConEx 2023, dalam sesi Industrial Cocktail.

Eka Satria menambahkan, sejumlah tantangan yang perlu menjadi perhatian pemerintah di antaranya, masih terdapatnya keterbatasan regulasi dan infrastruktur penunjang, keterbatasan finansial untuk pengembangan usaha, serta kendala perizinan.

Untuk itu, diperlukan dukungan penuh dari Pemerintah dalam penetapan kebijakan dan regulasi yang mendorong transisi energi, mempersiapkan skema carbon tax dan emission trading system, merealisasikan clean infrastructure dan elektrifikasi industri serta transportasi. (AT Network)

Simak Berita dan Artikel yang lain di Google News

Tags: Energi Baru TerbarukanGreen EnergyMETIthe 11th EBTKE Convention & ExhibitionTransisi Energi
No Result
View All Result

Terbaru

  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • Securing Carbon Credits for Smallholder Farmers
  • Indonesia Accelerates OECD Membership Bid and Ratification of I-EU CEPA
  • Indonesia Deepens Mineral Cooperation with China Amid Global Race for Critical Resources
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.