• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 19, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

WTO Proyeksi Pertumbuhan Perdagangan Global Turun ke Level Terendah

by Redaksi Asiatoday
October 3, 2019
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
WTO Proyeksi Pertumbuhan Perdagangan Global Turun ke Level Terendah

Markas Organisasi Perdagangan Dunia (WTO). Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Organisasi Perdagangan Dunia atau World Trade Organization (WTO) memangkas perkiraan pertumbuhan perdagangan global untuk tahun ini ke level terendah dalam satu dekade.

Laporan terbaru itu memperingatkan bahwa putaran tarif lebih lanjut dalam ketidakpastian yang tinggi dapat memicu siklus saling tuding antarekonomi yang destruktif.

“Volume perdagangan barang dagangan diperkirakan meningkat 1,2% tahun ini dan 2,7% tahun depan, setelah naik 3% pada 2018,” tulis laporan WTO, dilansir melalui Bloomberg, Kamis (3/10/2019).

RelatedPosts

World Bank Injects $150 Million to Transform Rural Uzbekistan

ADB Injects $115 Million to Tackle Nepal’s Water and Sanitation Crisis

Indonesia’s US$22 Billion Free School Meals Program Hit by Expanding Corruption Probe

Revisi ini menandai penurunan tajam dari proyeksi WTO sebelumnya pada bulan April, ketika organisasi yang berbasis di Jenewa itu memperkirakan kenaikan perdagangan global sebesar 2,6% untuk 2019 dan 3% pada tahun berikutnya.

Direktur Jenderal WTO Roberto Azevedo mengatakan dalam pernyataannya bahwa prospek perdagangan yang suram mengecewakan tetapi sudah diduga sebelumnya.

Menurutnya, konflik perdagangan meningkatkan ketidakpastian, yang menyebabkan beberapa bisnis menunda investasi yang dapat memacu produktivitas dan meningkatkan standar hidup.

“Penciptaan lapangan kerja juga dapat terhambat karena perusahaan mempekerjakan lebih sedikit pekerja untuk memproduksi barang dan jasa untuk ekspor,” kata Azevedo.

Laporan WTO ini mengutip berbagai risiko terhadap pertumbuhan perdagangan termasuk meningkatnya ketegangan perdagangan, ketidakpastian terkait Brexit di Uni Eropa dan pergeseran sikap kebijakan moneter di negara maju.

Sejak laporan terakhir WTO, Trump telah meningkatkan tekanannya terhadap China dengan tarif yang lebih tinggi dan terus membebani pertumbuhan ekonomi global.

Wakil Perdana Menteri China Liu He diagendakan untuk mengunjungi Washington untuk memulai kembali perundingan dagang pada pekan kedua Oktober.

Tarif beberapa impor China diestimasikan meningkat pada 15 Oktober.

Di sisi lain, Komisi Eropa sedang mempertimbangkan rencana untuk segera membalas dengan tarif terhadap lebih dari US$4 miliar ekspor AS, yang menurut mereka dianggap sebagai pembenaran atas subsidi terlarang kepada Airbus SE, kasus sengketa di WTO yang sudah berlangsung sejak dua dekade lalu.

“Risiko terhadap perkiraan [pertumbuhan] sangat tertekan ke bawah dan didominasi oleh kebijakan perdagangan,” tulis laporan WTO. (AT Network)

,’;\;\’\’
Tags: Pertumbuhan AsiaPertumbuhan EkonomiWTO
No Result
View All Result

Terbaru

  • World Bank Injects $150 Million to Transform Rural Uzbekistan
  • ADB Injects $115 Million to Tackle Nepal’s Water and Sanitation Crisis
  • Indonesia’s US$22 Billion Free School Meals Program Hit by Expanding Corruption Probe
  • Indonesia Foils Smuggling of 1,300 Protected Napoleon Wrasse Bound for Hong Kong
  • Indonesia-Kuwait Deepen Energy Alliance as Global Uncertainty Reshapes Economic Partnerships
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.