• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home STUDY AND ENVIRONMENT

IMF Serukan Dunia Lebih Serius Tangani Perubahan Iklim

by Redaksi Asiatoday
October 12, 2019
in STUDY AND ENVIRONMENT
Reading Time: 2 mins read
A A
0
IMF Serukan Dunia Lebih Serius Tangani Perubahan Iklim

ASIATODAY.ID, JAKARTA – International Monetary Fund (IMF) menyerukan kepada negara-negara di dunia untuk lebih agresif dalam memitigasi perubahan iklim.

Apabila dibiarkan, perubahan iklim dapat menimbulkan dampak-dampak seperti kenaikan permukaan laut, banjir rob, bencana alam, dan gangguan terhadap suplai makanan.

“Hingga saat ini, kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah masih belum cukup,” ujar IMF dalam laporannya yang berjudul ‘Fiscal Monitor: How to Mitigate Climate Change’ yang dikutip asiatoday.id, Sabtu (12/10/2019).

RelatedPosts

Securing Carbon Credits for Smallholder Farmers

Indonesia Faces Methane Emergency as ASEAN and South Korea Launch $20 Million Climate Waste Initiative

AMAN and UNESCO Lead Safety Training for Indigenous Women Journalists in Makassar

Paris Agreement yang disepakati pada 2015 masih belum ditindaklanjuti dengan komitmen oleh negara-negara yang turut menandatangani perjanjian tersebut.

IMF menekankan, kedepan masih diperlukan startegi-strategi konkret dalam rangka menekan emisi CO2 melalui pengenaan pajak karbon.

Pengenaan pajak karbon terutama terhadap penggunaan sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui merupakan alat yang paling efektif dan efisien untuk menekan emisi karbon.

Melalui pengenaan pajak karbon, korporasi dan rumah tangga akan berusaha untuk mencari cara menekan penggunaan energi dan akan menggeser penggunaan energi dari yang konvensional menuju sumber energi alternatif.

Secara jangka panjang, pergeseran dari sumber energi konvensional menuju energi alternatif yang ramah lingkungan akan memberikan dampak positif kepada masyarakat serta industri dan korporasi antara lain dengan menurunnya angka kematian akibat polusi.

Selain itu, pengenaan pajak karbon dan pergeseran menuju sumber energi alternatif akan menstimulus berkembangnua teknologi baru yang diikuti dengan munculnya tenaga kerja baru. (AT Network)

,’;\;\’\’
Tags: Climate ChangeClimate CrisisClimate EmergencyIMFPerubahan Iklim
No Result
View All Result

Terbaru

  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • Securing Carbon Credits for Smallholder Farmers
  • Indonesia Accelerates OECD Membership Bid and Ratification of I-EU CEPA
  • Indonesia Deepens Mineral Cooperation with China Amid Global Race for Critical Resources
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.