• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Air Mata, Amarah dan Duka Mendalam Menyelimuti Teheran

by Redaksi Asiatoday
January 7, 2020
in News
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Air Mata, Amarah dan Duka Mendalam Menyelimuti Teheran

ASIATODAY.ID, TEHERAN – Kabut duka menyelimuti kota Teheran, Iran. Gugurnya Jenderal Qassem Soleimani, Komandan militer berpengaruh di negeri Islam itu, membangkitkan amarah sekaligus kepedihan mendalam.

Air mata Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei bahkan tak bisa dibendung lagi. Ia tak kuasa membendung rasa duka atas kepergian sang Jenderal kharismatik itu.

Air Mata, Amarah dan Duka Mendalam Menyelimuti Teheran 1
Suasana duka warga di Teheran. Ist

Suasana duka kian terasa saat Ayatollah Ali Khamenei yang memimpin sholat jenazah yang diikuti ribuan warga, turut menangis di hadapan peti jenazah jenderal Qassem Soleimani.

RelatedPosts

Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus

Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam

Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries

Menurut laporan koresponden AFP, shalat jenazah untuk Soleimani dilaksanakan di Universitas Teheran, Senin (06/01/2020). Ribuan warga yang ingin ikut shalat jenazah berdatangan sambil memegang foto Soleimani.

Air Mata, Amarah dan Duka Mendalam Menyelimuti Teheran 2
Petinggi militer Iran menangis diatas peti jenazah Qassem Soleimani. Ist

Khamenei didampingi beberapa tokoh, yakni anak Soleimani, tokoh pengganti kepala Quds Force Esmail Ghaani, Presiden Hassan Rouhani, ketua parlemen Iran Ali Larijani dan komandan IRGC Jenderal Hossein Salami.

“Kita harus memberikan respons keras (kepada AS),” kata salah satu warga seusai salat jenazah kepada AFP.

Air Mata, Amarah dan Duka Mendalam Menyelimuti Teheran 3
Rakyat Iran yang marah, membakar bendera Amerika dan sekutunya Israel. Ist

“Semua pangkalan militer mereka di kawasan ini harus diserang. Semua yang berada dalam jangkauan misil kita harus diserang,” ujar seorang pebisnis berusia 61 tahun yang mengaku bernama Afkhami.

Soleimani, jenderal Quds Force yang merupakan bagian dari Korps Garda Revolusioner Iran (IRGC), gugur dalam serangan udara Amerika Serikat di dekat bandara Baghdad, Irak, Jumat 3 Januari. Terbunuhnya Soleimani memicu eskalasi ketegangan antara AS dan Iran.

Air Mata, Amarah dan Duka Mendalam Menyelimuti Teheran 4
Jutaan orang membanjiri Kota Teheran. Ist

Di luar Universitas Teheran, jutaan orang memadati wilayah ibu kota. Banyak dari mereka membawa foto Soleimani dan juga bendera Iran.

Rangkaian prosesi pemakaman Soleimani ditayangkan langsung di televisi nasional Iran. Pita hitam terlihat di sudut kiri layar televisi sebagai tanda berkabung. Jenazah Soleimani dijadwalkan dimakamkan di kampung halamannya di Kerman pada Selasa ini.

Air Mata, Amarah dan Duka Mendalam Menyelimuti Teheran 5
Warga Iran yang mengiringi proses pemakaman Jenderal Qassem Soleimani. Ist

Serangan udara AS yang menewaskan Soleimani dan lima orang lainnya diperintahkan langsung oleh Trump. Menurut Trump, Soleimani tengah merencanakan serangan terhadap diplomat dan juga personel militer AS di Irak.

Trump juga mengklaim Soleimani harus dibunuh demi menghentikan perang, bukan memulainya. Iran merespons keras kematian Soleimani, dan bertekad melayangkan balasan setimpal. (ATN)

,’;\;\’\’
Tags: Ayatollah Ali KhameneiIrakIranKonflik Iran-AmerikaQasem SoleimaniTeheran
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.