• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Wednesday, July 8, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Tsai Terpilih Lagi Jadi Presiden Taiwan, Beijing Tegaskan Prinsip ‘Satu Tiongkok’

by Redaksi Asiatoday
January 12, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Tsai Terpilih Lagi Jadi Presiden Taiwan, Beijing Tegaskan Prinsip ‘Satu Tiongkok’

ASIATODAY.ID, BEIJING – Pemerintah Tiongkok meminta masyarakat internasional untuk menghormati gagasan bahwa hanya ada ‘Satu Tiongkok’. Pernyataan tersebut disampaikan usai Tsai Ing-wen kembali terpilih sebagai presiden Taiwan.

“Kami berharap dan percaya bahwa komunitas internasional akan terus berpegang pada prinsip ‘Satu Tiongkok’. Kami harap semuanya paham dan mendukung alasan warga Tiongkok untuk menentang kegiatan pemisahan diri Taiwan dan mewujudkan penyatuan kembali,” kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Taiwan, Geng Shuang, melansir Nikkei Asian Review, Minggu (12/01/2020).

Tsai menang telak atas pemilu di Taiwan. Sementara itu, Partai Progresif Demokratik yang skeptis terhadap Beijing, memegang mayoritas di legislatif. Mereka mengalahkan Kuomintang yang bersahabat dengan daratan.

RelatedPosts

Vietnam Secures $721 Million SME Finance Package

Solomon Islands Faces Economic Slowdown as Inflation Set to Surge

Cambodia Faces Sharp Economic Slowdown as Growth Set to Fall to 3%

Dalam kampanyenya, Tsai menegaskan dirinya tidak menerima prinsip ‘Satu Tiongkok’. Prinsip tersebut dibuat Beijing dan menyebutkan Taiwan adalah bagian dari Tiongkok yang tidak dapat dicabut dan akan disatukan kembali suatu hari nanti.

Geng menyebutkan, masalah Taiwan adalah urusan dalam negeri Tiongkok. Dia berharap semua negara di dunia mengerti hal tersebut.

“Tidak peduli apa yang terjadi di Taiwan, fakta bahwa hanya ada Satu Tiongkok di dunia. Dan Taiwan adalah bagian dari Tiongkok, tidak akan berubah,” tegasnya.

Sementara itu, Amerika Serikat memberi selamat atas kemenangan Tsai. Mereka memang salah satu negara yang mengakui Taiwan dan Tiongkok berbeda.

“Amerika Serikat berterima kasih kepada Presiden Tsai atas kepemimpinannya dalam mengembangkan kemitraan yang kuat dengan Amerika Serikat dan memuji komitmennya untuk menjaga stabilitas lintas selat dalam menghadapi tekanan yang tiada hentinya,” kata Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo.

Pompeo menambahkan, Taiwan merupakan salah satu contoh negara demokrasi di dunia.

“Di bawah kepemimpinannya, kami berharap Taiwan akan terus menjadi contoh bagi negara-negara yang berjuang untuk demokrasi, kemakmuran, dan jalan yang lebih baik bagi rakyat mereka,” imbuhnya. (AT Network)

,’;\;\’\’
Tags: Asia NewsKerjasama Indonesia-TaiwanTaiwanTaiwan ElectionTsai Ing Wen
No Result
View All Result

Terbaru

  • Vietnam Secures $721 Million SME Finance Package
  • Solomon Islands Faces Economic Slowdown as Inflation Set to Surge
  • Cambodia Faces Sharp Economic Slowdown as Growth Set to Fall to 3%
  • BRICS Partners India and Indonesia Seal Landmark BrahMos Deal
  • Prabowo Says Indonesia Can Learn from India’s Democratic Experience
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.