ASIATODAY.ID, JAKARTA – Medco Power Indonesia melalui anak perusahaannya Medco Ratch Power Riau terus memacu Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) sebesar 275 Megawatt di Pekanbaru. Sejauh ini, progres proyek itu telah mencapai 56 persen
Presiden Direktur Medco Power Eka Satria mengatakan, proyek pengembangan energi baru terbarukan ini dimulai pada bulan November 2018 yang ditargetkan untuk beroperasi secara komersial (COD) pada Mei 2021.
“Kami optimistis proyek ini bisa rampung sesuai jadwal,” katanya dalam keterangan tertulis yang diterima, Sabtu (8/2/2020).
Dikatakan, dengan tercapainya financial close dan dukungan para pemegang saham, proyek ini diharapkan dapat beroperasi secara komersial sesuai jadwal dan menyalurkan listrik dengan kinerja yang handal untuk memenuhi kebutuhan listrik wilayah Riau pada khususnya dan daerah Sumatera secara keseluruhan.
Menurut CEO MedcoEnergi Roberto Lorato, sejauh ini pihaknya telah mencapai 1,5 juta jam kerja.
“Kami bangga untuk mengumumkan bahwa kami telah mencapai 1,5 juta jam kerja tanpa kecelakaan untuk proyek ini dan bangga melihat kemajuan pembangunan,” imbuhnya.
Sebelumnya, PT Medco Power Indonesia melalui anak usahanya, PT Medco Ratch Power Riau (MRPR), telah menandatangani perjanjian kredit untuk fasilitas senilai USD222 juta dengan konsorsium internasional dengan total jangka waktu pinjaman 20 tahun.
MRPR merupakan konsorsium Medco Power (51 persen) dengan perusahaan listrik Thailand, Ratchaburi Electricity Generating Holding PCL (49 persen). Sementara konsorsium pemberi fasilitas kredit terdiri dari Asian Development Bank (ADB), International Finance Corporation (IFC), MUFG Bank, Ltd (MUFG), dan Sumitomo Mitsui Banking Corporation (SMBC).
Total pembiayaan tersebut merupakan 76 persen dari total nilai investasi senilai USD293 juta yang digunakan untuk pembangunan proyek pembangkit listrik tenaga gas uap (PLTGU) berkapasitas 275 megawatt (MW) di Riau. (ATN)
,’;\;\’\’
