• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home STUDY AND ENVIRONMENT

MFP-4 Kolaborasi Indonesia-Inggris Fokus Dorong Bisnis Kehutanan Legal Lestari

by Redaksi Asiatoday
February 11, 2020
in STUDY AND ENVIRONMENT
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Pelaku Usaha Kayu Indonesia Menanti Penyederhanaan Mandatori SVLK

Industri Kayu berstandar SVLK. Foto : Laporjpik

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Kolaborasi Indonesia – Inggris melalui  Multistakeholder Forestry Programme (MFP) kini telah memasuki Phase 4. Program ini telah berjalan sejak 2018 hingga 2021.

MFP fase 4 ini lebih fokus pada pertumbuhan produksi kayu olahan legal dan pertumbuhan bisnis hutan berbasis masyarakat.

Menurut Direktur The Multistakeholder Forestry Programme Phase 4 (MFP4 Team Leader) Tri Nugroho, program MFP di Indonesia telah berjalan sejak tahun 2000 sejak MFP 1 dan hingga saat ini telah memasuki Phase keempat.

RelatedPosts

Securing Carbon Credits for Smallholder Farmers

Indonesia Faces Methane Emergency as ASEAN and South Korea Launch $20 Million Climate Waste Initiative

AMAN and UNESCO Lead Safety Training for Indigenous Women Journalists in Makassar

Pada setiap Phase, fokus kerjanya berbeda-beda tergantung pada situasi industri kehutanan di Indonesia.

“Pada Phase 4 ini, kami punya dua mandat utama yakni pertumbuhan produksi kayu olahan legal, lestari dan pertumbuhan dalam bisnis hutan berbasis masyarakat,” terang Tri melalui keterangannya di Jakarta, Selasa (11/2/2020).

Tri menjelaskan, untuk meningkatkan produksi kayu olahan legal dan lestasi, MFP4 telah meyiapkan sejumlah langkah strategis seperti memastikan efektifitas dan keberlanjutan SVLK (Sistem Verifikasi Legalitas Kayu) yang mendukung kerangka FLEGT untuk meningkatkan kepercayaan antara pembeli internasional dan suplayer domestik.

Salah satu caranya ialah menjajaki kerja sama dengan Ghana untuk menyasar pasar Uni Eropa.

Saat ini, Ghana merupakan salah satu eksportir kayu yang tengah berjuang untuk meningkatkan legalistas kayu. Selain itu, menjalin kerja sama dengan China sebagai salah satu pembeli terbesar produk kayu Indonesia.

“Untuk bisnis hutan berbasis masyarakat saat ini lebih dari 3,5 juta ha hutan legal yang dimiliki petani. Mereka harus mengola dan dijual ke pasar. Ada masalah ada pasokan tidak ada pasar. Jadi kami mencoba mendekati dari pasar dulu sehingga sinergi dengan produk yang dihasilkan,” jelasnya.

Sebagai referensi, MFP Phase 1 dirintis pada 2000 di mana fase pertama ialah pada 2000-2006. Pada fase ini fokus utama pada pengentasan kemiskinan dengan penekanan pada pengembangan hasil hutan.

Program tersebut kemudian berlanjut pada MFP 2 pada 2007-2014 yang fokus pada pengembangan SVLK, memerangi pembalakan liar hingga meningkatkan negosiasi dengan Uni Eropa melalui FLEG-VPA.

MFP 3 fokus pada penerapa SVLK di seluruh Indonesia dengan sasaran mengurangi deforestsi hutan di Indonesia sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (ATN)

,’;\;\’\’
Tags: Kerjasama Indonesia-InggrisMFPMultistakeholder Forestry ProgrammeSVLK
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.