• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Inggris Kucurkan Rp796 Miliar Cegah Penyebaran Covid-19 di Negara Berkembang

by Redaksi Asiatoday
February 13, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Inggris Kucurkan Rp796 Miliar Cegah Penyebaran Covid-19 di Negara Berkembang

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Pemerintah Inggris melalui Departemen Pembangunan Internasional (DFID/UK aid) mengumumkan bantuan senilai 45 juta poundsterling atau sekitar Rp796 miliar untuk mencegah penyebaran virus corona di negara-negara berkembang.

Dana yang diberikan kepada Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) itu akan membantu mencegah penyebaran virus dengan mendukung negara-negara berkembang secara cepat mengidentifikasi dan merawat pasien dengan gejala virus corona (Covid-19).

Pemerintah Inggris menunjukkan respons serius terhadap wabah global virus corona yang teridentifikasi di sejumlah negara berkembang di Asia dan Afrika—tetapi banyak diantara mereka yang kekurangan alat, keahlian, dan infrastruktur untuk mendiagnosis dan merawat pasien.

RelatedPosts

Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation

Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

Deteksi dan isolasi pasien yang tepat sangat penting untuk mencegah penyebaran penyakit secara global, dan membuat negara-negara dengan sistem kesehatan yang rapuh tidak dapat menanggapi risiko wabah lebih lanjut di seluruh dunia.

“Penyakit adalah ancaman global, dan untuk menyelamatkan nyawa di seluruh dunia kita membutuhkan respons internasional yang terkoordinasi penuh,” kata Sekretaris Pembangunan Internasional Inggris Alok Sharma dalam keterangan tertulis yang diterima Kamis (13/2/2020).

Dengan mendukung negara-negara berkembang dengan sistem kesehatan yang rapuh untuk menanggapi dengan benar dugaan kasus virus corona, kata dia, bantuan Inggris dapat membantu mencegah penyebaran wabah.

Bantuan senilai 5 juta poundsterling akan mendukung Permohonan (Flash Appeal) WHO untuk menghentikan penyebaran penyakit dengan mendukung negara-negara berkembang yang paling berisiko terkena virus corona dengan cepat mengidentifikasi kasus dan merawat pasien.

“Ini akan mencakup pelatihan tim tanggapan cepat dan staf medis untuk mengidentifikasi dan merespons gejala, meningkatkan kesadaran di negara berkembang tentang cara menghindari virus corona dan memprediksi penyebaran virus,” imbuhnya.

Selain itu, ahli tambahan yang didanai oleh bantuan Inggris diharapkan akan dikerahkan ke WHO untuk membantu mengoordinasikan respons internasional dan memastikan negara-negara berkembang lebih siap dan dapat merespons secara efektif terhadap kasus-kasus potensial.

Inggris siap merespons jenis wabah ini dan merupakan salah satu negara pertama di dunia yang mengembangkan tes laboratorium untuk virus baru.

Dukungan bantuan baru Inggris yang diumumkan baru-baru ini menyusul 40 juta poundsterling yang diinvestasikan dalam penelitian vaksin dan virus awal pekan ini oleh Departemen Kesehatan dan Perawatan Sosial (DHSC).

Pendanaan DHSC yang baru, beberapa di antaranya juga merupakan bantuan Inggris, akan mendukung upaya pengembangan vaksin baru untuk epidemi, termasuk tiga program baru untuk mengembangkan vaksin melawan virus Covid-19. (AT Network)

,’;\;\’\’
Tags: China VirusCorona AsiaCOVID-19InggrisVirus CoronaVirus PneumoniaWHOWuhan
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.