• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home GREEN ENERGY

Trinitan Global Pasifik Konsisten Kembangkan Energi Terbarukan di Indonesia

by Redaksi Asiatoday
February 25, 2020
in GREEN ENERGY
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Trinitan Global Pasifik Konsisten Kembangkan Energi Terbarukan di Indonesia

Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) yang dikembangkan Sky Energi Indonesia. ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – PT Trinitan Global Pasifik berkomitmen membangun sektor ekonomi Energi Baru Terbarukan (EBT) di Indonesia, tanpa meninggalkan core bisnis utamanya.

“Trinitan Global Pasifik tetap mendukung upaya pemerintah dalam menyediakan energi bersih dan terjangkau bagi masyarakat Indonesia, di tengah isu global tentang perubahan iklim dan meningkatnya tuntutan gaya hidup eco-living,” kata Direktur Trinitan Global Pasifik Christopher Liawan, melalui keterangan tertulisnya yang diterima, Selasa (25/2/2020).

Statemen Christopher ini menanggapi dilepasnya sejumlah saham anak perusahaannya, PT Sky Energi Indonesia Tbk (JSKY), di lantai bursa saham. Padahal, Trinitan telah membidani lahirnya emiten yang bergerak di bidang pengembangan energi terbarukan melalui produksi solar panel itu.

RelatedPosts

Bpfilters Launches Innovative B50 Biodiesel Filter Product

Indonesia Launches Asia’s Largest Cooperative-Based Renewable Energy Initiative

ASEAN Power Grid Gets Real: ADB Unleashes New Fund to Fast-Track Regional Energy Integration

Christopher menjelaskan hal ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan investasi di industri lain yang menyokong kebutuhan pertumbuhan JSKY.

“Penjualan saham itu melalui mekanisme repo (repurchase agreement) kepada beberapa pihak guna mendukung kinerja JSKY dalam mencapai target pendapatan Rp1 triliun di 2020,” jelasnya.

Repo adalah mekanisme penjualan saham antara dua pihak yang diikuti dengan perjanjian, yang di kemudian hari telah ditentukan saham itu akan dibeli kembali dengan harga tertentu yang telah disepakati.

Pengamat energi yang juga Direktur Eksekutif Energy Watch Mamit Setiawan menilai langkah yang dilakukan oleh PT Trinitan Global Pasifik merupakan bentuk dari sikap wait and see investor di sektor energi terbarukan.

“Menurut saya, mereka tidak benar-benar pergi, hanya wait and see saja, karena biar bagaimana pun potensi bisnis EBT di Indonesia masih sangat baik,” terangnya.

Mamit memandang, investor baiknya tidak perlu ragu berinvestasi, karena ada komitmen pemerintah untuk mengembangkan EBT sangat kuat. Hal ini tercermin dari target bauran energi yang hendak dicapai pada 2025 yakni sebesar 23 persen. Selain itu RUU EBT masuk ke dalam daftar Prolegnas.

“Kendati ada kesan pemerintah setengah hati, tapi setidaknya ada harapan dan titik terang bahwa EBT ini dikembangkan di Indonesia,” jelasnya.

Pada penghujung 2019, Sky Energi Indonesia telah memperoleh kontrak proyek-proyek pembangkit tenaga listrik energi terbarukan di Papua dari PT PLN (Persero) sekitar Rp300 miliar.

Melalui berbagai proyek ini, perseroan memproyeksikan akan meningkatkan laba bisnisnya menjadi Rp106 miliar pada 2020. Serta mendongkrak aset perusahaan menjadi Rp717 miliar pada 2020 dari tahun sebelumnya sebesar Rp607 miliar.

Sky Energi Indonesia merupakan salah satu perusahaan andalan di dalam kelompok bisnis PT Trinitan Global Pasifik. Fokus bisnis Trinitan Group meliputi sektor pembangunan ekonomi energi terbarukan (renewable energy) dan ekonomi hijau (eco-green), solar module, solar cell, smarthouse (eco living), LED lighting (smart lighting), dan rancang bangun pembangkit listrik terbarukan. (ATN)

,’;\;\’\’
Tags: Energi Baru TerbarukanEnergi IndonesiaPT Sky Energi Indonesia TbkSky Energi IndonesiaTrinitan Global Pasifik
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.