• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Indonesia Mulai Rintis Riset Vaksin Virus Corona

by Redaksi Asiatoday
October 21, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Indonesia Mulai Rintis Riset Vaksin Virus Corona

Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) dan Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Bambang Brodjonegoro. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Secara diam-diam Indonesia telah merintis sebuah riset tentang vaksin virus corona (Covid-19) yang saat ini tengah menggemparkan dunia.

Riset itu diinisiasi oleh Lembaga Molekular Biologi Eijkman dan PT Bio Farma.

“Kedua lembaga itu telah menjalin pembicaraan dan kerja sama untuk memproduksi vaksin yang berfungsi menjaga kekebalan tubuh manusia dari virus corona,” terang Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) dan Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Bambang Brodjonegoro melalui keterangan tertulisnya yang diterima Minggu (1/3/2020).

RelatedPosts

Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus

Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam

Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries

Menurut Bambang, vaksin virus corona yang dikembangkan kedua lembaga itu memanfaatkan salah satu keanekaragaman hayati (biodiversity) spesies curcumin.

“Upaya penelitian harus dimulai sehingga kita lebih antisipatif menghadapi berbagai kemungkinan penyakit atau wabah yang bisa terjadi di masa yang akan datang,” imbuhnya.

Secara terpisah, Peneliti Senior Lembaga Biologi Molekuler Eijkman David H. Muljono membenarkan bahwa Eijkman telah melakukan pembahasan awal dengan PT Bio Farma, intuk mengembangkan vaksin untuk melawan wabah virus corona (Covid-19).

Menurut Head of Corporat Communication Bio Farma Iwan Setiawan Bio Farma sudah memiliki kemampuan mengembangkan vaksin.

“Secara teknologi kami sudah terbiasa dengan virus,” ujar Iwan.

Iwan mengatakan produksi vaksin membutuhkan ‘bibit’ virus yang dilemahkan. Bibit virus itu belum tersedia untuk kasus virus corona yang saat ini sedang mewabah dari Wuhan, China.

“Hingga saat ini, belum ada negara yang bisa memproduksi vaksin corona Wuhan. Kami harus ada seed-nya, itu biasanya dari WHO. Ini kan outbreak baru,” jelasnya.

Sementara itu, penelitian curcumin dilakukan oleh Guru Besar Biokimia dan Biologi Molekuler Universitas Airlangga Chaerul Anwar Nidom.

“Penelitian curcumin yang berasal dari empon-empon, terdiri dari jahe-jahean, kunyit, temulawak, sereh, dan lain-lain akan dilakukan oleh para peneliti di Professor Nidom Foundation (PNF),” jelasnya.

Nidom yang saat ini sebagai Ketua Tim Riset CoV & Formulasi Vaksin di PNF mengatakan, saat ini ia dan tim sudah membuat dua formulasi yang sedang menunggu uji praklinik.

“Semoga segera akan ditemukan formulasi berikutnya,” ujar Nidom.

Formulasi-formulasi tersebut akan ditujukan untuk penyakit-penyakit yang spesifik, misalnya untuk penyakit flu termasuk Flu Burung, Covid-19, Malaria, dan lain-lain.

Nidom menganjurkan agar masyarakat tetap mengkonsumsi minuman dan makanan sebagaimana biasa dilakukan.

“Sejauh ini, PNF belum kontak dengan institusi manapun. Platform riset ini sebetulnya sudah pernah kami lakukan terhadap virus atau infeksi flu burung beberapa tahun lalu,” tandas Nidom. (ATN)

Tags: Corona AsiaKemenristekDiktiMolekular Biologi EijkmanPT Bio FarmaVaksin CoronaVirus CoronaVirus Pneumonia
No Result
View All Result

Terbaru

  • Global Markets Warn Indonesia’s Nickel Industry: Prove It’s Green or Risk Losing Access
  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.