• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Australia Berhasil Redam Penyebaran Coronavirus

by Redaksi Asiatoday
April 3, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Darurat Covid-19, Australia Larang Warganya Bepergian ke 177 Negara Termasuk Indonesia

Negara Australia. Ist

ASIATODAY.ID, CANBERRA – Australia dilaporkan berhasil meredam penyebaran wabah coronavirus (Covid-19).

Perdana Menteri Australia Scott Morrison mengatakan pada Kamis 2 April negaranya berhasil memperlambat penyebaran virus mematikan itu.

Australia sebelumnya menerapkan lockdown atau penutupan menyeluruh di wilayah yang menjadi basis penyebaran virus itu.

RelatedPosts

Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation

Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

Morrison juga mengumumkan pemerintah akan menetapkan 973 juta dolar Australia yang akan disalurkan ke sektor pengasuhan anak selama tiga bulan ke depan. Dana itu diambil dari subsidi pembayar pajak yang akan membuat pengasuhan anak di negara itu gratis untuk periode waktu itu.

“Kami akan memastikan bagi orang tua yang masih dalam posisi di mana mereka membutuhkan pengasuhan anak itu, itu akan gratis,” ujarnya seperti dikutip SBS, Kamis (2/4/2020).

Morrison mengindikasikan bahwa perubahan saat ini yang dilakukan pemerintah di tengah wabah covid-19 dapat berlangsung selama berbulan-bulan. Morrison pun tidak tahu persis kapan pembatasan itu dapat dikurangi, sehingga rakyat Australia harus beradaptasi dengan keadaan baru ini.

“Ada kondisi umum yang baru di sini di Australia dan itu adalah sesuatu yang sekarang kita perlu biasakan dan terbiasa dengan kondisi itu selama enam bulan ke depan. Itu adalah sesuatu yang akan bertentangan dengan banyak orang, tetapi kita beradaptasi,” tegas Morrison.

Karena wabah covid-19, warga Australia diminta meninggalkan rumah mereka hanya untuk berbelanja kebutuhan pokok, untuk perawatan medis, berolahraga secara individu atau untuk bekerja. Mereka yang berusia 70 dan lebih harus mengisolasi diri.

Mulai Senin 23 Maret, restoran, bar, taman bermain umum, tempat olahraga, taman skate dan tempat pertemuan publik lainnya telah ditutup di Australia dalam upaya untuk mengekang penyebaran virus.

Supermarket di negara itu mengalami gangguan pasokan awal Maret karena permintaan untuk produk makanan dan kebutuhan pokok melonjak di tengah pandemi. (ATN)

,’;\;\’\’
Tags: AustraliaCoronavirusCOVID-19
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.