• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Usai Pesta, Belasan Dokter di Jepang Terinfeksi Covid-19

by Redaksi Asiatoday
April 16, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Inovasi Alat Tes Covid-19 Karya Generasi Indonesia Dipakai di Amerika dan Eropa 

Hasil tes coronavirus (Covid-19). Ist

ASIATODAY.ID, TOKYO – Sedikitnya 18 dokter peserta pelatihan disalah satu rumah sakit paling bergengsi di Jepang, terinfeksi coronavirus (covid-19) usai menghadiri pesta dengan rekan-rekannya.

Rumah Sakit Universitas Keio, di Tokyo, mengakui bahwa satu dokter peserta pelatihan dinyatakan positif virus corona  pada minggu lalu dan 17 lainnya dinyatakan positif minggu ini.

Pihak rumah sakit mengkonfirmasi bahwa 40 peserta pelatihan telah menghadiri pesta minum setelah bekerja.

RelatedPosts

Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation

Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

Sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh direktur rumah sakit Yuko Kitagawa mengatakan, “Apa yang terjadi adalah kesalahan yang tak termaafkan dari para dokter peserta pelatihan kami.

“Mereka sangat kurang memiliki kesadaran diri untuk menjadi dokter.”

Gubernur Tokyo Yuriko Koike mengimbau warga tinggal di rumah pada akhir pekan dan menahan diri pada malam hari untuk menekan penyebaran virus corona.

Rumah sakit mengakui bahwa pesta berlangsung pada 26 Maret, sehari setelah imbauan Gubernur Koike.

Perdana Menteri Shinzo Abe pada Selasa, 7 Maret malam mengumumkan status darutat, termasuk Tokyo.

Keadaan darurat selama sebulan akan menargetkan Tokyo dan enam prefektur lainnya.

Infeksi virus corona di Tokyo meningkat dua kali lipat menjadi sekitar 1.200 dalam sepekan terakhir. Secara nasional, kasus telah meningkat 4.000 dengan 93 kematian pada hari Senin.

Osamu Nishida, ketua Perhimpunan Pengobatan Perawatan Intensif Jepang, mencatat bahwa Jepang hanya memiliki lima tempat tidur ICU per 100.000 orang, dibandingkan dengan 12 di Italia dan sekitar 30 di Jerman.

Namun Abe mengatakan pemerintah pusat telah menyendiakan 25.000 tempat tidur dan 8.000 ventilator. (ATN)

Tags: Corona AsiaCoronavirusCOVID-19Jepang
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.