ASIATODAY.ID, MOSKOW – Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden China Xi Jinping pada Kamis 16 April mengecam upaya kontraproduktif untuk menyalahkan Beijing karena menunda memberi tahu dunia tentang virus corona. Sebelumnya Presiden Amerika Serikat Donald Trump menuduh China tidak memberikan data lebih cepat.
Selain itu Washington juga sedang menyelidiki asal-usul virus corona. Mereka mengatakan tidak mengesampingkan bahwa penyakit ini berasal dari laboratorium yang meneliti kelelawar di Wuhan, China.
Pihak Istana Kremlin mengatakan bahwa selama panggilan telepon dengan Xi pada Kamis, Putin memuji ‘tindakan yang konsisten dan efektif’ dari China. Menurutnya tindakan itu yang memungkinkan situasi epidemiologis di negara itu stabil.
Para pemimpin tidak merujuk ke Gedung Putih secara langsung tetapi menekankan “kontraproduktif” dari upaya untuk menyalahkan China karena tidak memberi tahu dunia dengan cukup cepat tentang munculnya infeksi baru yang berbahaya.
“Xi menyebut upaya untuk mempolitisasi pandemi itu merusak kerja sama internasional,” demikian menurut isi pembicaraan tersebut, melansir Xinhua, Jumat (17/4/2020).
“Putin telah menyerukan upaya beberapa orang untuk mencoreng China atas virus tidak dapat diterima,” imbuh laporan Xinhua.
Sejak muncul di China pada akhir tahun lalu, pandemi ini telah mengubah dunia. Memaksa separuh dari umat manusia di dalam ruangan dan membawa ekonomi global ke dalam kejatuhan.
Putin dan Xi juga menekankan ‘kemitraan strategis’ kedua negara dan mengatakan Rusia dan China siap untuk saling membantu selama pandemi dengan bertukar spesialis dan memasok peralatan medis, peralatan pelindung dan obat-obatan.
“Kedua pemimpin menyatakan keyakinan bahwa negara kita akan berhasil mengatasi tantangan terkait pandemi dengan terus bekerja sama secara erat,” pungkas Istana Kremlin. (ATN)
