• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 26, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Mekkah dan Madinah Tetap Gelar Shalat Tarawih

by Redaksi Asiatoday
April 27, 2020
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
Mekkah dan Madinah Tetap Gelar Shalat Tarawih

Shalat Tarawih di depan Ka'bah di Mekkah, Arab Saudi. Ist

ASIATODAY.ID, RIYADH – Kerajaan Arab Saudi mengumumkan bahwa Mekkah dan Madinah tetap mengadakan shalat Tarawih selama bulan Ramadhan tetapi hanya ulama dan staf yang bekerja di wilayah tersebut.

“Pihak berwenang Saudi telah memutuskan untuk mengadakan shalat Tarawih dan Tahajjud di Dua Masjid Suci, sambil terus menangguhkan kehadiran para jamaah,” tulis Sheikh Abdul Rahman Al-Sudais di akun Twitternya, Minggu (26/4/2020).

Dia menambahkan bahwa pihak berwenang juga menangguhkan ” Itikaf ” – di mana umat Islam menghabiskan 10 hari terakhir bulan Ramadan di masjid-masjid.

RelatedPosts

Indonesia Challenges Singapore and Dubai as It Unveils Ambitious Global Financial Center Strategy

New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System

Indonesia Expands De-Dollarization Drive, Targets India and South Korea for Local Currency Trade Deals

Okaz mengutip Al-Sudais yang mengatakan bahwa salat Tarawih hanya akan dihadiri oleh pejabat presidensi umum masjid, serta pekerja sterilisasi.

Mufti Besar Saudi, Abdulaziz Al-Sheikh, mengatakan pada Jumat bahwa warga harus melakukan shalat Tarawih dan Idul Fitri – pada akhir bulan puasa Muslim – di rumah tahun ini karena pandemi coronavirus.

Pada 18 Maret, Dewan Cendekiawan Senior kerajaan menunda sholat di masjid-masjid di seluruh negeri, sebagai bagian dari serangkaian tindakan yang diambil untuk mengekang penyebaran COVID-19.

Menurut data resmi, penyakit itu – yang pertama kali muncul di provinsi Wuhan China pada Desember – sejauh ini telah membunuh lebih dari 103 dan menginfeksi lebih dari 10.484 orang di seluruh Arab Saudi.

Secara global, lebih dari 2.554.968 orang telah tertular virus, termasuk lebih dari 177.413 yang telah meninggal sebagai akibatnya, menurut Worldometer AS. WHO telah menyatakan krisis sebagai pandemi. (ATN)

Tags: Arab SaudiBulan RamadhanMadinahMekkahTarawih
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia Accelerates US$20 Billion Masela Gas Project to Reinforce Energy Security Amid Global Turmoil
  • Indonesia Challenges Singapore and Dubai as It Unveils Ambitious Global Financial Center Strategy
  • Indonesia’s $100 Billion Nickel Bet Faces a New Threat as Global EV Battery Technology Shifts
  • U.S. Pushes Indonesia’s Nuclear Ambitions
  • New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.