• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Kapal Perang Amerika Kian Hilir Mudik di Selat Taiwan

by Redaksi Asiatoday
June 7, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Kapal Perang Amerika Kian Hilir Mudik di Selat Taiwan

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Kapal perang Amerika Serikat terpantau hilir mudik di Selat Taiwan pada Kamis (4/6/2020).

Pergerakan kapal perang itu bertepatan dengan peringatan 31 tahun peristiwa pembantaian demonstran pro-demokrasi di Lapangan Tiananmen, Beijing, China.

Di Taiwan dan Hong Kong, peringatan Tiananmen diwarnai demonstrasi solidaritas terhadap para korban pembantaian oleh militer China. Ribuan demonstran dilaporkan tewas dalam peristiwa itu meski hingga kini pihak berwenang China tidak pernah mengakui dan merilis jumlah korban resmi.

RelatedPosts

Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation

Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

Kementerian Pertahanan Taiwan mengatakan USS Russell sempat transit di Selat Taiwan-yang memisahkan wilayah itu dengan daratan China-menuju selatan.

Taipei menganggap pelayaran kapal perang itu sebagai “misi biasa” tanpa memberikan rincian lebih lanjut.

Sementara itu, Armada Angkatan Laut AS di Pasifik juga membenarkan bahwa kapal perusak kelas Arleigh Burke itu memang berlayar melewati Selat Taiwan.

Melansir The Straits Times, dalam beberapa bulan terakhir, militer AS terus meningkatkan pelayaran di Selat Taiwan hingga memicu amarah China.

Sebab, China menganggap Taiwan sebagai wilayah pembangkang yang ingin memerdekakan diri. Sementara itu, AS memiliki hubungan yang dalam dengan Taiwan.

Pergerakan kapal Amerika tersebut kian menambah runcing ketegangan antara AS-China mulai dari isu perang dagang, pandemi Covid-19, hingga isu Hong Kong dan Taiwan.

AS selama ini kerap mengerahkan kapal militernya untuk berlayar di perairan internasional demi menegakkan kebebasan bernavigasi dan berlayar.

Namun, China menetang langkah tersebut, terutama ketika kapal perang AS berlayar di kawasan yang diklaim sebagai wilayahnya seperti Selat Taiwan dan Laut China Selatan. (ATN)

Tags: Amerika SerikatChinaHong KongTaiwanUSS Russell
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.