• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Wednesday, June 17, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

WHO: Penyebaran Covid-19 dari Orang Tanpa Gejala Sangat Jarang Terjadi

by Redaksi Asiatoday
June 10, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Darurat Wabah Corona, WHO Dorong Seluruh Negara Perbanyak Ventilator

World Health Organization (WHO). Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO) meragukan asumsi bahwa infeksi cepat Covid-19 didorong oleh penyebaran dari orang atau pasien tanpa gejala.

Bukti dari wabah virus sebelumnya menunjukkan bahwa, orang yang tidak memiliki gejala atau belum memilikinya (pra-gejala) merupakan sumber infeksi yang penting dari penularan ke orang lain.

Akan tetapi WHO mengatakan bahwa Covid-19 tidak termasuk dalam jenis penyebaran yang demikian. Penyebaran melalui orang tanpa gejala bukan metode utama penularan infeksi dalam kasus ini.

RelatedPosts

Asia Drives Global Aquatic Production to Record High, Powered by Aquaculture Expansion

Indonesia and Germany Deepen Strategic Partnership Amid Global Uncertainty

Student Protests Spread Across Indonesia, Pressure Mounts on Prabowo Government

“Dari data yang kami miliki, tampaknya masih belum ada bukti kuat bahwa orang tanpa gejala benar-benar mentransmisikan virus ke individu-individu lain. Hal itu sangat jarang,” kata Maria Van Kerkhove, Head of Diseases and Zoonosis Unit WHO melansir Metro, Rabu (10/6/2020).

Menurutnya, pemerintah harus melakukan upaya yang ketat dalam proses pengujian dan mengisolasi orang dengan gejala serta melacak siapa pun yang mungkin telah melakukan kontak dengan pasien.

Kerkhove mengakui temuan beberapa penelitian memang menunjukkan bahwa virus telah ditransfer dalam lingkup rumah tangga dan rumah perawatan oleh orang yang tanpa gejala atau belum terlihat gejalanya.

Namun, dia menyatakan bahwa perlu dilakukan lebih banyak penelitian untuk benar-benar menjawab pertanyaan apakah betul virus corona dapat menyebar secara luas melalui cara itu.

“Kami memiliki sejumlah laporan dari negara-negara yang melakukan penelusuran kontak yang sangat rinci. Mereka mengikuti laporan dan kasus dari orang tanpa gejala dan mereka tidak menemukan transmisi sekunder. Itu sangat jarang terjadi,” imbuhnya.

Liam Smeeth, profesor epidemiologi klinis di London Scholl of Hygiene and Tropical Medicine mengatakan bahwa dirinya sangat terkejut dengan pengumuman WHO terkait sarana penyebaran virus dari orang tanpa gejala.

“Sejauh ini data yang ditunjukkan WHO bertentangan dengan kesan saya dari ilmu pengetahuan yang menunjukkan orang yang tidak bergejala adalah sumber infeksi penting terkait penyebaran virus ke orang lain,” tandasnya.

Dia mengatakan hal tersebut adalah dasar utama untuk langkah-langkah strategis seperti isolasi diri dan lockdown yang telah secara besar-besaran mengurangi jumlah orang yang terinfeksi dan mencegah jutaan kematian secara global.

Menurut dia, memang masih ada ketidakpastian ilmiah, tetapi infeksi tanpa gejala bisa sekitar 30 persen hingga 50 persen dari kasus yang ada. Studi ilmiah terbaik saat ini menunjukkan bahwa hingga setengah dari kasus menjadi terinfeksi dari orang tanpa gejala atau pra-gejala.

Adapun Keith Neal, profesor epidemiologi penyakit menular dari University of Nottingham mengatakan seberapa besar peran dari transmisi asimptomatik dalam jumlah total infeksi masih belum jelas, tetapi orang yang bergejala bertanggung jawab atas sebagian besar infeksi baru Covid-19.

“Ini memperkuat pernyataan tentang pentingnya setiap orang yang memiliki gejala untuk mengikuti tes dan melakukan isolasi sampai mendapatkan hasil tesnya. Semua orang memiliki peran untuk menghentikan penyebaran Covid-19,” imbuhnya. (ATN)

Tags: CoronavirusCOVID-19WHO
No Result
View All Result

Terbaru

  • Asia Drives Global Aquatic Production to Record High, Powered by Aquaculture Expansion
  • Indonesia–Germany Set to Accelerate Economic and Industrial Alliance
  • Indonesia and Germany Deepen Strategic Partnership Amid Global Uncertainty
  • Danantara Raises US$1.5 Billion as Global Investors Flock to Indonesia Bond Offering
  • SMK and Moellhausen Encourage Local Indonesian Brands Expand into Global Markets
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.