• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Korea Utara Sudah Kehilangan Kepercayaan Kepada Korea Selatan

by Redaksi Asiatoday
June 13, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Korea Utara Putus Jalur Komunikasi dengan Korea Selatan

Perbatasan Korea Utara dan Korea Selatan. Ist

ASIATODAY.ID, PYONGYANG – Korea Utara (Korut) sudah kehilangan kepercayaan terhadap Korea Selatan (Korsel). Korut juga memperingatkan Korsel mengenai masa-masa “penuh penyesalan dan menyakitkan” di masa mendatang.

Jam Kum-chol, direktur Departemen Front Bersatu Korut, mengungkapkan hal itu kepada kantor berita Korean Central News Agency (KCNA). Kekesalan Korut ini terkait dengan munculnya pamflet anti-Pyongyang di wilayah perbatasan kedua negara.

Blue House, kantor pemerintahan Korsel, telah berjanji akan menangani sekelompok aktivis yang menyebarkan pamflet tersebut. Korut skeptis menanggapi janji tersebut.

RelatedPosts

Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus

Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam

Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries

“Pernyataan mereka terdengar seperti permohonan maaf, dan ‘resolusi’ mereka untuk mengambil tindakan tegas terdengar masuk akal,” ujar Jang.

“Namun sulit untuk menghilangkan keraguan bahwa bisa saja itu hanya akal-akalan Cheongwadae (Blue House) untuk menyelesaikan krisis saat ini,” sambungnya, dilansir dari laman Yonhap, Sabtu 13 Juni 2020.

Korut telah melayangkan protes keras atas munculnya pamflet anti-Pyongyang dalam beberapa hari terakhir. Korut telah bertekad akan memutus semua komunikasi antar-Korea dengan Korsel, termasuk merobohkan kantor penghubung kedua negara di Panmunjeom.

“Insiden terbaru telah menghancurkan kepercayaan kami terhadap otoritas Korsel yang sudah dibangun selama ini,” tutur Jang.

“Kami tidak mau berhadapan langsung dengan mereka. Mereka kerap menjanjikan hal-hal hebat, tapi gagal saat melakukan langkah konkret di lapangan,” lanjutnya.

Jang menuding Korsel hanya bisa menjanjikan sesuatu dengan kata-kata tanpa melakukan tindakan berarti. Ia mengaku tak percaya jika Seoul benar-benar akan mengeluarkan larangan mengenai pamflet anti-Pyongyang.

Selasa kemarin, Korut memutus jalur komunikasi telepon dengan Korsel. Selama ini, nomor hotline tersebut merupakan yang menghubungkan kedua pemimpin negara.

Satu hari sebelumnya, Korut tidak mengangkat panggilan telepon harian dari Korsel di pagi hari. Saat itu merupakan kali pertama Korut tidak menjawab telepon Korsel sejak kantor penghubung dua Korea dibangun pada 2018. (ATN)

Tags: Korea SelatanKorea Utara
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.