• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Divestasi Vale (INCO) Sukses, Indonesia Kini Produsen Nikel Terbesar di Dunia

by Redaksi Asiatoday
June 20, 2020
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Wabah Corona di China Mulai Menghantam Investasi di Indonesia

Smelter PT Vale Indonesia. dok

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyambut antusias kepemilikan 20 persen saham PT Vale Indonesia atau PTVI melalui PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) atau Mining Industry Indonesia (MIND ID).

Masuknya BUMN dalam divestasi saham PTVI menjadi langkah yang tepat dan sesuai dengan mandat MIND ID untuk mengelola cadangan mineral strategis Indonesia dan mendorong hilirisasi industri pertambangan nasional.

Menurut Erick, Indonesia merupakan salah satu produsen nikel terbesar di dunia, sehingga transaksi saham PTVI menjadi bagian penting dalam rencana pengembangan industri baterai untuk mobil listrik.

RelatedPosts

Indonesia–France Business Council Launched to Drive US$3.5 Billion in New Investments

HIPMI Jaya Holds 2026 Regional Leadership Training

Kana Cooperative Opens New PIK2 Branch to Strengthen Business Ecosystem

“Kita berhasil menambah lagi kepemilikan negara di sektor pertambangan. Nikel memiliki potensi yang tinggi pada masa depan seiring pesatnya tren kendaraan listrik di dunia,” kata Erick melalui keterangan resmi, Sabtu (20/6/2020).

Saat ini, Indonesia memainkan peran strategis dalam industri nikel global. Transaksi ini merupakan pengembangan penting bagi industri nikel mengingat kehadiran PTVI yang sudah lama beroperasi di Indonesia. PTVI memiliki salah satu aset nikel terbaik dan terbesar di dunia.

Selain itu perjanjian ini menggambarkan komitmen pemerintah Indonesia dalam memastikan lingkungan yang ramah bisnis serta pengembangan strategis jangka panjang dari industri pertambangan Indonesia.

Kemitraan MIND ID dengan PTVI juga membuktikan kepercayaan bagi perusahaan pertambangan global terhadap peluang pasar di Indonesia.

“Partisipasi MIND ID di perusahaan tambang kelas dunia, seperti Vale Indonesia (Brasil/Kanada) dan Freeport Indonesia (Amerika Serikat), merupakan bukti keberhasilan Indonesia dalam menjaga dan menarik investasi perusahaan global ke industri pertambangan nasional,” tandas Erick.

Proses transaksi ini ditargetkan selesai di akhir 2020. Dengan demikian kepemilikan saham di PTVI akan berubah menjadi VCL 44,3 persen, MIND ID 20 persen SMM 15 persen, dan publik 20,7 persen. (ATN)

Tags: Erick ThohirHilirisasi NikelIndustri BateraiIndustri Mobil ListrikMIND IDNikelPT ValeTambang NikelVale Indonesia
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.