• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Sichuan China Diterjang Banjir, 12 Tewas dan Ribuan Warga Dievakuasi

by Redaksi Asiatoday
June 29, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Sichuan China Diterjang Banjir, 12 Tewas dan Ribuan Warga Dievakuasi

Bencana banjir di China. Dok

ASIATODAY.ID, SICHUAN – Bencana banjir menerjang wilayah provinsi Sichuan, China.

Otoritas setempat melaporkan, setidaknya 12 orang tewas dan 10 dinyatakan hilang dalam musibah yang dipicu hujan deras ini.

Angka ini merupakan tambahan dari korban tewas musibah banjir yang melanda sejumlah wilayah China dalam beberapa pekan terakhir.

RelatedPosts

Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation

Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

Kabupaten Mianning di Sichuan dilanda hujan badai pada Jumat dan Sabtu kemarin. Banjir pun tak terhindarkan, terutama di wilayah Yihai.

Dua kendaraan hanyut terbawa banjir bersama sebagian ruas jalan raya yang juga hancur terkikis air di Yihai.

Melansir The Globe and Mail, Senin (29/6/2020), total 7.705 orang telah dievakuasi dari area tersebut.

Mianning berlokasi di kaki bukit yang memanjang hingga ke Dataran Tinggi Tibet, sumber dari sejumlah sungai utama di Negeri Tirai Bambu.

Dalam skala nasional, banjir di China sejak awal Juni telah membuat 78 orang dinyatakan tewas atau hilang. Banjir juga telah menghancurkan atau merusak lebih dari 100 ribu rumah.

Kementerian Urusan Darurat China mengestimasi musibah banjir kali ini telah memicu kerugian ekonomi hingga senilai lebih dari 25 miliar yuan atau setara Rp49 triliun.

Banjir musiman melanda China pada setiap tahunnya. Sejumlah pemerintah daerah di China berusaha memitigasi musibah musiman ini dengan membangun sejumlah bendungan.

Musibah banjir terburuk dalam beberapa tahun terakhir di China terjadi pada 1998. Kala itu, lebih dari 2.000 orang tewas dan hampir 3 juta rumah hancur diterjang banjir. (ATN)

Tags: BanjirBencana AlamChina
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.