• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Seruan dari Vatikan: Palestina Punya Hak untuk Hidup Damai

by Redaksi Asiatoday
July 2, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Lawan Aneksasi Palestina, Pertempuran Pecah antara Pasukan Hamas dan Israel

Warga Palestina berupaya menyelamatkan diri dari gempuran pasukan Israel. Ist

ASIATODAY.ID, VATIKAN CITY – Takhta Suci Vatikan memanggil Duta Besar (dubes) Amerika Serikat untuk Vatikan dan juga Dubes Israel. Pemanggilan terkait rencana Israel untuk aneksasi Tepi Barat, Palestina.

Menteri Luar Negeri Vatikan Kardinal Parolin memanggil kedua dubes itu untuk menyatakan keprihatinan Takhta Suci “mengenai kemungkinan tindakan sepihak”.

Dia menegaskan kembali posisinya bahwa Israel dan Palestina memiliki hak untuk hidup, dan untuk hidup damai dalam batas-batas yang diakui secara internasional.

RelatedPosts

Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation

Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

Kantor Pers Takhta Suci merilis pernyataan pada Rabu malam tentang pertemuan yang berlangsung pada Selasa 1 Juli.

“Dalam pertemuan itu, Kardinal Paroloin menyatakan keprihatinan Takhta Suci mengenai kemungkinan tindakan sepihak yang selanjutnya dapat membahayakan pencarian perdamaian antara Israel dan Palestina, serta situasi sulit di Timur Tengah,” demikian pernyataan tertulis Takhta Suci, yang dikutip, Kamis (2/7/2020).

“Sebagaimana telah dideklarasikan pada 20 November 2019 dan pada 20 Mei 2020, Takhta Suci menegaskan kembali bahwa Negara Israel dan Negara Palestina memiliki hak untuk hidup dan hidup dalam perdamaian dan keamanan, dalam batas-batas yang diakui secara internasional,” imbuh pernyataan tersebut.

“Dengan demikian Kardinal Parolin meminta para pihak untuk melakukan segala kemungkinan untuk membuka kembali proses negosiasi langsung, berdasarkan Resolusi PBB yang relevan, dan dibantu oleh langkah-langkah yang dapat membangun kembali kepercayaan timbal balik,” pihak Vatikan menambahkan.

Sebelumnya, Paus Fransiskus mengatakan para petinggi Palestina dan Israel harus memiliki “keberanian untuk katakan ya untuk bertemu dan tidak untuk konflik: ya untuk dialog dan tidak untuk kekerasan; ya untuk negosiasi dan tidak untuk permusuhan; ya untuk menghormati perjanjian dan tidak untuk tindakan provokasi; ya untuk ketulusan dan tidak untuk bermuka dua”. (ATN)

Tags: IsraelPalestinaVatikanYerusalem
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.