• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

China Mulai Memburu Warganya di Amerika untuk Dipulangkan

by Redaksi Asiatoday
July 8, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
China Tolak Rencana Israel Aneksasi Tepi Barat Palestina

Negeri China. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Sebuah operasi perburuan yang dikenal dengan Operation Fox Hunt tengah diperankan oleh Pemerintah China.

Melalui agen-agen intelijennya yang ada di Amerika Serikat, mereka mulai memburu ratusan warga negaranya yang tinggal di negara itu dan memaksa mereka pulang sebagai bagian dari kampanye global melawan diaspora negara itu.

Upaya yang dikenal dengan Operation Fox Hunt itu disampaikan oleh direktur Biro Investigasi Federal (FBI) dalam sebuah pidato tentang ancaman keamanan yang ditimbulkan oleh China.

RelatedPosts

Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation

Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

Melansir Aljazeera, Rabu (8/7/2020), Direktur FBI Christopher Wray memberi contoh tentang satu target Fox Hunt yang diberi pilihan untuk kembali ke China atau dibunuh.

Fox Hunt diluncurkan enam tahun lalu oleh Presiden Xi Jinping dengan dalih untuk mengejar pejabat korup dan eksekutif bisnis yang melarikan diri ke luar negeri.

Beijing merayakan keberhasilan yang diklaimnya dengan mempublikasikan kembalinya ratusan buron penjahat ekonomi. China juga mengeluarkan daftar buron mereka yang masih diburu.

Sebelumnya pemerintahan Obama mengeluhkan kegiatan agen rahasia China pada tahun 2015.

Wray mengatakan tujuan utama operasi itu sekarang adalah untuk menekan perbedaan pendapat di antara para diaspora.

Dia mengatakan di Institut Hudson di Washington, China menggambarkan Fox Hunt sebagai semacam kampanye anti-korupsi internasional. Tapi bukan itu, sebagai gantinya, Fox Hunt adalah upaya besar-besaran oleh Xi untuk menargetkan warga negara China yang dia lihat sebagai ancaman di luar China dan di seluruh dunia.

Wray menyatakan bahwa mereka yang ditangkap adalah rival politik, pembangkang dan kritikus yang berusaha mengungkap pelanggaran HAM yang luas di China

“Ratusan korban Fox Hunt yang mereka targetkan tinggal di sini di Amerika Serikat dan banyak di antara mereka adalah warga negara Amerika Serikat atau pemegang kartu hijau,” ujarnya.

Pemerintah China kata dia, ingin memaksa mereka untuk kembali ke China dan taktik untuk mencapai hal itu dinilai sangat mengejutkan.

Wray mencontohkan, ketika itu tidak dapat menemukan satu target Fox Hunt, pemerintah China mengirim utusan untuk mengunjungi keluarga target. Mereka kemudian menyampaikan pesan dengan dua pilihan, segera kembali ke China atau dibunuh.

Dia mengatakan bahwa operasi Fox Hunt, yang diarahkan oleh kementerian keamanan publik China, juga sedang berlangsung di negara-negara lain. FBI telah bekerja sama dengan para mitranya untuk menggagalkan upaya China dalam melakukan intimidasi tersebut. (ATN)

Tags: Amerika SerikatChinaFBIOperation Fox Hunt
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.