• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Lawan Intimidasi China, Taiwan Gelar Simulasi Perang

by Redaksi Asiatoday
July 16, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Lawan Intimidasi China, Taiwan Gelar Simulasi Perang

Simulasi perang pasukan Taiwan. Ist

ASIATODAY.ID, TAICHUNG – Sekitar 8.000 personel milter Taiwan menggelar simulasi perang dengan melibatkan jet tempur F-16 dan jet tempur Ching-kuo buatan lokal serta sejumlah tank.

Latihan perang gabungan yang melibatkan angkatan darat, laut, dan udara Taiwan itu berlangsung di Taichung, Kamis (16/7/2020).

Latihan perang berupa simulasi untuk memukul mundur pasukan musuh itu berlangsung di tengah ketegangan yang meningkat antara Taiwan dan China.

RelatedPosts

Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation

Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

Pasukan milter Taiwan bergerak di wilayah daratan semak belukar dan menembakkan peluru ke arah target di pantai.

Latihan militer tahunan yang dinamai Han Kuang itu dijalankan dalam peningkatan aktivitas militer China di sekitar wilayah pulau Taiwan, termasuk penerbangan jet tempur dan pesawat pembom.

“Latihan Han Kuang adalah kegiatan tahunan utama bagi pasukan bersenjata, mengevaluasi perkembangan kemampuan tempur. Bahkan, latihan ini akan menunjukkan pada dunia keteguhan dan upaya kami untuk mempertahankan wilayah,” kata pemimpin Taiwan, Tsai Ing-wen, dalam pidato di hadapan para prajurit.

Tsai yang kembali terpilih dalam pemilu pada Januari lalu, berjanji untuk pasang badan terhadap China dan menjadikan modernisasi militer sebagai prioritas.

Tahun lalu, otoritas Taiwan mengesahkan anggaran pertahanan dengan kenaikan terbesar selama lebih dari satu dekade.

“Seperti yang telah saya katakan, keamanan nasional tidak mengandalkan ‘sikap menjilat’ namun pertahanan nasional yang solid. Semua pejabat dan prajurit kita adalah inti dari hal itu,” tegas Tsai.

Militer Taiwan dianggap terlatih dan mempunyai persenjataan baik, yang kebanyakan dipasok dengan alat-alat buatan AS.

Di sisi lain China mempunyai kelebihan dari segi jumlah serta tengah menambah peralatan mutakhir seperti pesawat siluman dan rudal balistik.

China mengakui Taiwan sebagai bagian dari negaranya di bawah kebijakan “Satu China”, sedangkan Taiwan menolak hal itu. Taiwan juga menjadi salah satu titik konflik dalam ketegangan China-AS.

China meningkatkan tekanan terhadap Taiwan, menyebut Tsai berupaya keras memisahkan diri dan merdeka–suatu hal yang tidak dikehendaki China.

Tsai sendiri menyebut Taiwan telah menjadi negara merdeka bernama resmi Republik China. (Ant)

Tags: Laut China SelatanTaiwan
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.