• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Bio Farma Segera Produksi 250 Juta Vaksin Covid-19 di Indonesia

by Redaksi Asiatoday
July 21, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Jerman Uji Coba Vaksin Covid-19 ke Manusia dalam Jumlah Besar

Vaksin coronavirus (covid-19). Ilustrasi

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Perusahaan farmasi PT Bio Farma segera memproduksi 250 juta vaksin Covid-19 di Indonesia. Vaksin tersebut harus melewati proses uji klinis tahap tiga sebelum ke tahap produksi.

Sebanyak 2.400 vaksin dari Sinovac, perusahaan asal China telah tiba di Indonesia. Seluruh vaksin akan diuji klinis tahap tiga sebelum mendapatkan izin edar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Direktur Utama Bio Farma Honesti Basyir mengatakan uji klinis akan dilakukan pada Agustus 2020 dan akan memakan waktu enam bulan dan diperkirakan rampung Januari 2021.

RelatedPosts

Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation

Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

“Apabila uji klinis vaksin Covid-19 tahap 3 lancar, maka Bio Farma akan memproduksinya pada quarter 1 2021 mendatang, dan kami sudah mempersiapkan fasilitas produksinya di Bio Farma, dengan kapasitas produksi maksimal di 250 juta dosis,” terang Honesti melalui keterangan tertulisnya di Jakarta, Selasa (21/7/2020).

Nantinya, vaksin tersebut akan diuji klinis di Laboratorium Bio Farma dan akan dilaksanakan di Pusat Uji Klinis Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran, Bandung.

“Kami akan mengambil sampel sebanyak 1.620 subjek dengan rentang usia antara 18 hingga 59 tahun, dengan kriteria tertentu,” jelasnya.

Sisanya, akan digunakan untuk uji lab di beberapa lab antara lain di Bio Farma dan Pusat Pengujian Obat Dan Makanan Nasional (PPOMN).

Dalam uji klinis vaksin Covid-19 ini, Bio Farma berperan sebagai sponsor berkolaborasi dengan Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan RI (Balitbangkes) Kementerian Kesehatan RI.

“Selain dengan Balitbangkes, Bio Farma juga bekerjasama dengan BPOM RI sebagai regulator, dan tentu saja dengan FK UNPAD sebagai institusi yang sudah berpengalaman dalam pelaksanaan uji klinis vaksin yang beredar di Indonesia,” ujar Honesti.

Vaksin asal China ini tiba di Indonesia pada Minggu, 19 Juli 2020. Kedatangan vaksin melibatkan Kementerian Badan Usaha Milik Negara dan Kementerian Luar Negeri RI sebagai Diplomatic Goods. (ATN)

Tags: PT Bio FarmaVaksin CoronaVaksin Covid-19
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.