• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Gelombang Kedua, Vietnam Laporkan 45 Kasus Baru Covid-19

by Redaksi Asiatoday
August 1, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Bersiap Hadapi Krisis, Vietnam Cadangkan 190.000 Ton Beras  

Negara Vietnam. Ist

ASIATODAY.ID, DA NANG – Kementerian Kesehatan Vietnam melaporkan 45 kasus baru infeksi Covid-19 di Da Nang. Kasus infeksi merupakan yang tertinggi sejak virus itu pertama kali ditemukan di Vietnam akhir Januari lalu.

Pasien baru dilaporkan memiliki rentang usia 27 hingga 87 tahun, mereka dirawat di empat rumah sakit dan sebuah hotel di kota itu. 

“Total infeksi sejak virus muncul kembali telah mencapai 93 kasus,” kata Kementerian Kesehatan Vietnam dalam sebuah pernyataan, dilansir dari Straits Times, Jumat (31/7/2020).

RelatedPosts

Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation

Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

Sejak virus pertama kali ditemukan di Vietnam, negara itu telah melaporkan 509 kasus infeksi secara total, dengan nihil angka kematian. Vietnam juga mencatat 100 hari tanpa kasus transmisi lokal sebelum virus kembali menyerang negara itu.

Merebaknya kembali infeksi Covid-19 di Vietnam ini membuat Kementerian Kesehatan mewajibkan warga untuk memeriksakan diri.

Pada Kamis kemarin, Pemerintah Kota Hanoi mengatakan akan melakukan tes massal untuk 21.000 orang yang baru kembali dari pusat kota Danang.

Adapun tes massal akan berlangsung dari Kamis hingga Sabtu, menggunakan alat uji cepat. Pemerintah Vietnam mengatakan, kepada puluhan ribu orang yang mengunjungi pusat kota untuk melaporkan ke pusat-pusat pengendalian penyakit.

Kementerian kesehatan mengirim pesan teks ke semua pengguna telepon seluler di antara 95 juta warga di negara itu. Kementerian juga mendesak siapa pun yang mengunjungi Danang mulai 1 Juli untuk memeriksakan diri.

Kasus baru di Danang muncul saat puluhan ribu wisatawan domestik sedang berlibur berkat potongan harga penawaran perjalanan.
 
Respons terhadap wabah Danang ini sejalan dengan program karantina terpusat dan sistem pelacakan kontak yang agresif. Hal ini yang membuat Vietnam dipuji karena menjaga jumlah virus korona menjadi hanya beberapa ratus kasus, tanpa kematian. (ATN)

Tags: Corona AsiaCoronavirusCOVID-19Vietnam
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.