• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Indonesia dan AS Serukan Penghormatan Hukum di Laut China Selatan

by Redaksi Asiatoday
August 4, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Gelar Simulasi Perang, AS Siap Gempur Basis Pertahanan China di Laut China Selatan

Simulasi perang pasukan Amerika Serikat di Laut China Selatan. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dan Menlu Amerika Serikat Mike Pompeo membahas berbagai isu global via sambungan telepon. Laut China Selatan menjadi salah satu isu yang dibahas keduanya.

“Menlu Michael Pompeo hari ini berbicara dengan Menlu Retno Marsudi mengenai kemitraan strategis AS-Indonesia yang kuat dan terus terjalin,” ujar Wakil Juru Bicara Utama Kementerian Luar Negeri AS, Cale Brown.

“Hal lain yang dibahas adalah tujuan bersama kedua negara atas penghormatan terhadap hukum internasional di Laut China Selatan,” imbuhnya dalam keterangan tertulis yang diterima Selasa (4/8/2020).

RelatedPosts

Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation

Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

Dalam akun Twitter-nya, Menlu Retno membenarkan komunikasi itu. Ia dan Pompeo juga membahas mengenai pentingnya meningkatkan kesehatan masyarakat dan kerja sama ekonomi untuk membangun kembali perekonomian serta menjaga kawasan agar tetap aman.

Tak hanya menghubungi Menlu Retno, Pompeo juga berbicara dengan Menlu Singapura Vivian Balakrishnan dan juga membahas mengenai hak kedaulatan di bawah hukum internasional di Laut China Selatan.

“Hari ini, Menlu Pompeo berbicara dengan Vivian Balakrishnan untuk menekankan dukungan AS untuk negara-negara Asia Tenggara untuk menjunjung tinggi hak dan kepentingan kedaulatan mereka di bawah hukum internasional di Laut China Selatan,” jelasnya.

AS telah menentang klaim China atas sebagian besar perairan di Laut China Selatan, yang juga diklaim oleh beberapa negara di Asia Tenggara. Mereka mengatakan perairan internasional itu bebas navigasi sehingga mereka bisa melewati wilayah itu dengan bebas.

Akibat penentangan AS, kedua negara terus berseteru di perairan sengketa tersebut. Negara-negara ASEAN meminta agar kedua negara adidaya itu menghentikan eskalasi untuk tetap menjaga perdamaian, stabilitas, dan keamanan di perairan kaya sumber daya alam tersebut. (ATN)

Tags: Kerjasama Indonesia AmerikaLaut China Selatan
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.