• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Lebanon Diguncang Ledakan, 78 Tewas dan 4000 Terluka Termasuk WNI

by Redaksi Asiatoday
August 5, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Lebanon Diguncang Ledakan, 78 Tewas dan 4000 Terluka Termasuk WNI

Ledakan bom di Lebanon. Ist

ASIATODAY.ID, BEIRUT – Ledakan dahsyat mengguncang Kota Beirut, Lebanon, pada Selasa waktu setempat (4/8/2020).

Sejauh ini dilaporkan, sudah 78 orang tewas dan lebih dari 4000 orang terluka.

Menteri Kesehatan Lebanon Hamad Hassan mengatakan bahwa pihaknya telah menghubungi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk membawa pesawat bantuan.

RelatedPosts

Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation

Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

“Ini adalah bencana dalam setiap arti kata,” kata Hamad dalam sebuah wawancara dengan beberapa saluran televisi saat mengunjungi sebuah rumah sakit di ibu kota Lebanon, sebagaimana dilansir dari Aljazeera, Rabu (5/8/2020).

Kepala Palang Merah Lebanon George Kettaneh mengatakan kepada media setempat, belum ada angka pasti jumlah korban akibat ledakan. Efek ledakan yang luas menyebabkan rumah terdampak gelombang kejut ledakan rusak.

Seorang warga negara Indonesia (WNI) turut terluka dalam kejadian itu.

“Ada satu WNI yang mengalami luka-luka (inisial NNE). Staf KBRI sudah berkomunikasi melalui video call dengan yang bersangkutan,” kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI Teuku Faizasyah, Rabu (5/8/2020).

“Kondisinya stabil, bisa bicara dan berjalan. Yang bersangkutan sudah diobati oleh dokter di rumah sakit dan sudah kembali ke apartmennya di Beirut,” kata Faizasyah.

Sebanyak dua ledakan menghantam pelabuhan di Beirut. Dilaporkan ledakan itu menghancurkan gudang yang berada di wilayah tersebut.

Kepala Keamanan Umum Lebanon Abbas Ibrahim mengatakan ledakan itu berasal dari 2.700 ton amonium nitrat. Barang tersebut disimpan di pelabuhan Beirut sebelum dikirim ke Afrika.
 
Ibrahim menyatakan hasil investigasi tersebut telah dilaporkan kepada Dewan Pertahanan Tinggi Lebanon yang berisi presiden dan semua lembaga keamanan utama Lebanon. Otoritas Lebanon berjanji akan memberi hukuman paling berat ke pihak yang bertanggung jawab.

Hingga saat ini jumlah korban tewas mencapai 78 orang dan hampir 4.000 orang menderita luka-luka. Dikhawatirkan jumlah korban akan terus bertambah mengingat masih banyak orang dilaporkan hilang usai ledakan.

“Masih banyak warga yang dilaporkan hilang hingga saat ini. Mereka bertanya kepada layanan darurat mengenai nasib keluarga tercinta. Tetapi sulit untuk melakukan pencarian saat malam hari ketika tidak ada listrik,” ujar Menteri Kesehatan Lebanon Hamad Hasan. (ATN)

Tags: BomLebanonWHO
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.