• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Di Forum ASEAN-US, Indonesia Serukan Stabilitas LCS dan Indo Pasifik

by Redaksi Asiatoday
August 8, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Geopolitik ASEAN Bergejolak, Pemulihan Ekonomi dan Konflik Teritorial Jadi Tantangan

Aktivitas Angkatan Laut Amerika Serikat makin intensif di Laut China Selatan. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Amerika Serikat berkomitmen untuk terus mempererat kerja sama dengan ASEAN khususnya dalam pemulihan ekonomi akibat pandemi Covid-19 dan pengembangan vaksin. Hal ini disampaikan dalam pertemuan ASEAN-US Dialogue oleh Pejabat Senior AS, David Stilwell pada Rabu (5/8/2020).

Pertemuan Tingkat Pejabat Senior ASEAN-US tersebut diselenggarakan secara virtual dan membahas kerja sama dalam kerangka Indo-Pasifik, isu-isu stabilitas keamanan di kawasan, hingga arah kerja sama ASEAN dan AS ke depan, khususnya upaya penanganan pandemi dan pemulihan ekonomi.

Indonesia mendorong AS untuk mendukung implementasi ASEAN Outlook on Indo Pacific yang ditujukan untuk penguatan ekonomi dan konektivitas paska Covid-19.  

RelatedPosts

Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation

Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

Dalam kaitan ini, Indonesia mengusulkan kerja sama ASEAN dan AS untuk pemberdayaan UMKM melalui program IGNITE dan jejaring USABC.

Penyelenggaraan dialog ini juga merupakan kesempatan untuk tetap membuka jalur komunikasi ditengah perkembangan situasi keamanan di kawasan yang tidak kondusif.

Terkait stabilitas di Laut China Selatan (LCS), Dirjen Kerja Sama ASEAN, Jose Tavares selaku Ketua Delegasi RI, menyampaikan bahwa sangat disayangkan pada saat pandemi ini masih terdapat berbagai aktivitas di Laut China Selatan yang memberikan ketegangan di kawasan.

“Indonesia meminta agar setiap pihak membatasi aktivitas yang dapat memicu konflik dan menghormati hukum internasional,” kata Jose dikutip dalam keterangan tertulis, Sabtu (8/8/2020).

Jose juga mengungkapkan, Indonesia juga menaruh perhatian terhadap stablitas keamanan di Semenanjung Korea dan upaya untuk melanjutkan dialog dan denuklirisasi.

Kerja sama riset dan pengembangan vaksin menjadi agenda penting yang disinggung oleh semua Negara Anggota ASEAN. Mengingat AS saat ini sedang melakukan uji coba, ASEAN menekankan agar vaksin nantinya dapat menjadi barang kesehatan publik yang dapat diakses semua negara. Indonesia juga terus menegaskan akan pentingnya kerja sama untuk menghadapi pandemi.

Pada pertemuan ini, AS menawarkan kerja sama pengembangan sistem kesehatan publik di kawasan dengan membentuk suatu sistem koordinasi dan pengembangan SDM (human capital development) sebagai arah kerja samanya ke depan.

Sebelumnya telah diselenggarakan Special ASEAN US Foreign Ministers Meeting on COVID-19 pada bulan April lalu dan telah mengidentifikasi peluang kerja sama bagi ASEAN dan AS. Total nilai bantuan Pemerintah AS hingga Juli 2020 tercatat sebesar 8,4 juta USD yang disalurkan melalui bantuan peralatan medis dan program pembangunan kapasitas. (ATN)

Tags: Asean OutlookASEAN-U.S. Special Foreign Minister MeetingIndo PasifikLaut China Selatan
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.