• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Indonesia Anggarkan Rp18 Triliun untuk Pengadaan Vaksin Covid-19 Bagi 160 Juta Jiwa

by Redaksi Asiatoday
August 14, 2020
in Business
Reading Time: 1 min read
A A
0
Indonesia Anggarkan Rp18 Triliun untuk Pengadaan Vaksin Covid-19 Bagi 160 Juta Jiwa

Vaksin Covid-19. Ilustrasi

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Pemerintah Indonesia mengalokasikan dana senilai Rp18 triliun untuk pengadaan vaksin Covid-19 bagi 160 juta jiwa.

Menyitat nota keuangan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2021 pada Jumat (14/8/2020), dana pengadaan vaksin tersebut dialokasikan melalui anggaran kesehatan pada 2021. Secara keseluruhan, pemerintah mengalokasikan dana untuk sektor kesehatan senilai Rp169,7 triliun.

Besaran anggaran yang dialokasikan untuk sektor kesehatan di dalam RAPBN mengalami penurunan sebesar 20,1 persen dari outlook 2020. Pada data outlook 2020, dana yang dialokasikan mencapai Rp212,5 triliun.

RelatedPosts

Indonesia–France Business Council Launched to Drive US$3.5 Billion in New Investments

HIPMI Jaya Holds 2026 Regional Leadership Training

Kana Cooperative Opens New PIK2 Branch to Strengthen Business Ecosystem

Selain untuk vaksin, pemerintah juga akan menggunakan anggaran kesehatan untuk bantuan iuran peserta BPJS Kesehatan yang masuk dalam kelompok pekerja bukan penerima upah (PBPU) dan bukan pekerja (BP) kelas III sebesar Rp2,4 triliun.

Kemudian, pemerintah menyiapkan dana sebesar Rp48,8 triliun untuk bantuan iuran peserta penerima bantuan iuran (PBI) untuk 96,8 juta jiwa sebesar Rp48,8 triliun.

Selanjutnya, pemerintah mengalokasikan dana sebesar Rp3,7 triliun untuk antisipasi pelaksanaan imunisasi 160 juta jiwa. Lalu, dana sebesar Rp2,8 triliun untuk layanan pengendalian penyakit tuberkulosis (TBC).

Sisanya, pemerintah menggunakan dana Rp10,7 triliun untuk bantuan operasional kesehatan di 10.143 Puskesmas, bantuan operasional keluarga berencana (KB) sebesar Rp2 triliun dan penyediaan makanan tambahan bagi 238 ribu ibu hamil kurang energi kronis serta 441 ribu balita kurus sebesar Rp1,1 triliun.

Secara keseluruhan, pemerintah menetapkan target pendapatan negara dalam RAPBN 2021 senilai Rp1.776,4 triliun, sedangkan belanja pada tahun depan dialokasikan sebesar Rp2.747,5 triliun. (ATN)

Tags: Corona IndonesiaVaksin CoronaVaksin Covid-19
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.