• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Wednesday, June 17, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Efek Covid-19, Boeing Akan Rumahkan Lagi 16 Ribu Karyawan

by Redaksi Asiatoday
August 19, 2020
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Sejumlah Maskapai di Dunia Tunda dan Batalkan Pesanan Boeing 737 MAX

Industri pesawat Boeing 737 MAX. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Efek panjang pandemi coronavirus (Covid-19) kian berdampak terhadap dunia industri.

Yang terbaru, Boeing akan kembali merumahkan karyawannya sebanyak 16 ribu orang. Hingga Mei lalu, Boeing sudah melakukan PHK sebanyak 12.300 orang dan akan menyusul 3.700 orang lagi.

Boeing terpaksa mengurangi karyawan karena ratusan pesanan pesawat telah dibatalkan oleh maskapai. Pasalnya, permintaan perjalanan anjlok di tengah pandemi.

RelatedPosts

Indonesia–Germany Set to Accelerate Economic and Industrial Alliance

Danantara Raises US$1.5 Billion as Global Investors Flock to Indonesia Bond Offering

SMK and Moellhausen Encourage Local Indonesian Brands Expand into Global Markets

Manajemen Boeing mengatakan berencana untuk memangkas 10 persen dari staf globalnya yang terdiri dari 160 ribu karyawan pada April lalu.

“Pandemi telah menimpa orang-orang kami, bisnis kami, dan industri kami. Meskipun ada beberapa tanda pemulihan, kenyataannya kami berada dalam posisi yang menantang,” kata CEO Dave Calhoun dalam pesan kepada karyawan Boeing, dikutip dari CNN, Rabu (19/8/2020).

Calhoun berharap pesanan pesawat yang masuk dapat mendukung tenaga kerja perusahaannya.

“Sayangnya, PHK adalah langkah yang sulit tetapi perlu untuk menyelaraskan dengan realitas baru kami,” imbuhnya.

Bulan lalu, Boeing mengatakan akan memproduksi pesawat dengan kecepatan yang lebih lambat dari perkiraan sebelumnya untuk tahun-tahun mendatang.

Mereka telah mengumumkan akan berhenti membangun 747 ketika pesanan saat ini untuk versi kargo pesawat habis pada 2022.

Calhoun sedang mempertimbangkan apakah akan mengkonsolidasikan produksi 787 Dreamliner, yang sekarang dibangun di pabrik-pabrik di negara bagian Washington dan Carolina Selatan.

Awal tahun ini 5.500 karyawan Boeing setuju untuk mengambil tawaran dan meninggalkan perusahaan secara sukarela. Perusahaan kemudian memberhentikan 6.800 lainnya pada Mei. (ATN)

Tags: BoeingIndustri PenerbanganIndustri Pesawat
No Result
View All Result

Terbaru

  • Asia Drives Global Aquatic Production to Record High, Powered by Aquaculture Expansion
  • Indonesia–Germany Set to Accelerate Economic and Industrial Alliance
  • Indonesia and Germany Deepen Strategic Partnership Amid Global Uncertainty
  • Danantara Raises US$1.5 Billion as Global Investors Flock to Indonesia Bond Offering
  • SMK and Moellhausen Encourage Local Indonesian Brands Expand into Global Markets
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.