• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

3 Tewas, 50 Ribu Rumah Terancam Kebakaran Hutan di California Utara

by Redaksi Asiatoday
August 21, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
3 Tewas, 50 Ribu Rumah Terancam Kebakaran Hutan di California Utara

Kebakaran Hutan di California. Dok

ASIATODAY.ID, CALIFORNIA – Tiga orang tewas dalam insiden kebakaran hutan di California Utara. Sementara puluhan ribu rumah terancam hangus.

Sheriff Thomas Ferrara mengatakan seorang warga sipil tewas di wilayah Solano, sebelah timur laut Wilayah Teluk San Francisco.

Seorang pekerja utilitas gas dan listrik yang membantu pembersihan awal ditemukan tewas di sebuah kendaraan di daerah Vacaville, antara San Francisco dan Sacramento. 

RelatedPosts

Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus

Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam

Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries

Sementara korban lainnya merupakan pilot yang tengah dalam misi memadamkan api. Dia jatuh bersama dengan helikopter yang dikemudikannya.

Gubernur California Gavin Newsom mengatakan kebakaran hutan ini sebagai bentuk nyata perubahaan iklim.

“Jika Anda menyangkal mengenai perubahan iklim, datanglah ke California,” ujar dia dilansir dari CP24, Jumat (21/8/2020).

Kebakaran yang menghanguskan California semakin meluas, hingga pemadam kebakaran dari negara bagian lain turut membantu memadamkan api.

Hingga saat ini, kebakaran telah menghancurkan 175 bangunan, termasuk rumah, dan mengancam 50 ribu bangunan lainnya. Secara keseluruhan, kebakaran juga melukai 33 warga sipil dan petugas pemadam kebakaran.

Korban hilang dilaporkan sebanyak dua orang.

Lebih dari 10 ribu petugas dikerahkan di garis depan. Namun, petugas pemadam yang bertanggung jawab atas setiap kompleks mengatakan mereka kekurangan sumber daya.

Beberapa petugas pemadam bahkan bekerja selama 72 jam. Negara bagian telah meminta 375 mesin pemadam dan tambahan personel dari negara bagian lain.

“Ini dapat memungkinkan petugas pemadam kebakaran memiliki kesempatan beristirahat,” kata asisten Wakil Direktur Departemen Kehutanan dan Perlindungan Kebakaran Negara Bagian, Daniel Berlant. (ATN)

Tags: CaliforniaClimate ChangeClimate CrisisClimate EmergencyKebakaran HutanKebakaran Hutan dan LahanPerubahan Iklim
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.