• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Ericsson-UNICEF Jalin Kemitraan Global Petakan Konektivitas Internet Sekolah

by Redaksi Asiatoday
August 28, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Ericsson-UNICEF Jalin Kemitraan Global Petakan Konektivitas Internet Sekolah

Ericsson dan UNICEF. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Ericsson dan UNICEF menjalin kemitraan global untuk membantu memetakan konektivitas sekolah di 35 negara pada akhir tahun 2023.

Memetakan lanskap konektivitas internet untuk sekolah dan masyarakat sekitarnya merupakan langkah penting pertama untuk menyediakan akses kepada pembelajaran digital bagi setiap anak.

Upaya bersama ini adalah bagian dari inisiatif Giga. Diluncurkan tahun lalu dan dipimpin oleh UNICEF dan International Telecommunication Union (ITU), Giga bertujuan untuk menghubungkan setiap sekolah ke internet.

RelatedPosts

Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus

Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam

Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries

Ericsson adalah mitra sektor swasta pertama yang membuat komitmen jutaan dolar untuk inisiatif tersebut dan melakukannya sebagai Mitra Global UNICEF untuk Pemetaan Konektivitas Sekolah.

Menurut ITU, 360 juta anak muda saat ini tidak memiliki akses internet. Hal ini mengakibatkan mereka terkucilkan, sumber daya yang terbatas untuk belajar, dan terbatasnya kesempatan bagi anak-anak dan remaja yang paling rentan untuk meraih potensi mereka.

Konektivitas yang lebih baik akan meningkatkan akses ke informasi, peluang, dan pilihan, memungkinkan generasi anak sekolah untuk mengambil bagian dalam membentuk masa depan mereka sendiri.

“Kesenjangan digital yang semakin dalam adalah salah satu dari banyak ketidaksetaraan yang diakibatkan oleh pandemi COVID-19,” kata Charlotte Petri Gornitzka, Wakil Direktur Eksekutif, Kemitraan, di UNICEF melalui keterangan tertulis Ericsson yang diterima di Jakarta, Jumat (28/8/2020).

“Penutupan sekolah, ditambah dengan kesempatan yang terbatas atau bahkan sama sekali tidak ada untuk pembelajaran jarak jauh, telah menghambat pendidikan anak-anak di seluruh dunia. Kemitraan kami dengan Ericsson akan semakin mendekatkan kami untuk memberikan setiap anak dan remaja akses ke peluang pembelajaran digital,” imbuhnya. (AT Network)

Tags: EricssonGigaIndustri DigitalInternational Telecommunication UnionUnicef
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.