• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Genting, India Kerahkan Kapal Tempur Gabung AS di Laut China Selatan

by Redaksi Asiatoday
September 1, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Genting, India Kerahkan Kapal Tempur Gabung AS di Laut China Selatan

Kapal perang India. Dok

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Situasi di Laut China Selatan makin genting.

India dilaporkan telah mengerahkan kapal tempurnya ke Laut China Selatan, pasca terjadinya bentrokan militer India dan China di Ladakh, perbatasan Himalaya.

Langkah India itu menuai protes dari China dengan melayangkan keberatan.

RelatedPosts

Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus

Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam

Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries

China menolak kehadiran kapal Angkatan Laut India di perairan yang hampir seluru wilayahnya mereka klaim.

“Segera setelah bentrokan Galwan meletus, Angkatan Laut India mengerahkan salah satu kapal perang ke Laut China Selatan di mana Angkatan Laut Tentara Pembebasan Rakyat menolak kehadiran kekuatan lain yang mengklaim mayoritas perairan sebagai bagian dari wilayahnya,” kata sumber pemerintah kepada kantor berita ANI.

Pengerahan segera kapal perang di Laut China Selatan sangat ditentang China karena mereka menganggap konflik di Lembah Galwan bisa diselesaikan lewat pembicaraan tingkat diplomatik.

Melansir NDTV, selama berada di Laut China Selatan, militer India terus melakukan komunikasi dengan Amerika Serikat. AS diketahui telah lebih dulu menempatkan kapal perangnya di perairan kaya sumber daya itu.

Sebagai bagian dari latihan rutin, kapal perang India terus memantau pergerakan kapal militer negara lain di kawasan itu. Mereka menambahkan bahwa seluruh misi dilakukan dengan diam-diam untuk menghindari sorotan publik.

Sebelumnya Angkatan Laut India juga dilaporkan melakukan latihan militer bersama kapal induk AS USS Nimitz di Selat Malaka, dekat Kepulauan Andaman dan Nicobar.

Lokasi itu merupakan jalur Angkatan Laut China untuk masuk wilayah Samudra Hindia guna mengawasi segala aktivitas.

Sejumlah kapal China juga melewati Selat Malaka sambil membawa minyak atau mengambil kiriman dagang menuju benua lain.

Perdana Menteri India Narendra Modi juga telah mengeluarkan peringatan setelah terjadi lagi ketegangan di perbatasan. Peringatan ini disampaikan setelah kesepakatan dengan China menemui jalan buntu. (ATN)

Tags: Indo PasifikLaut China Selatan
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.