• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Majelis Ulama Indonesia Kutuk Aksi Pembakaran Alquran di Norwegia dan Swedia

by Redaksi Asiatoday
September 1, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
MUI Tetap Tolak Kehadiran TKA China di Sultra

Majelis Ulama Indonesia (MUI). Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengutuk keras aksi sobek dan bakar Alquran di Norwegia dan Swedia.

MUI memandang, tindakan tersebut telah merusak nilai dan budaya bangsa Eropa yang menjunjung tinggi kebebasan beragama dan hak asasi manusia (HAM).

“MUI mengutuk keras perilaku vandalisme berupa pembakaran kitab suci Alquran oleh kelompok radikal dengan dalih apapun dan atasnama namanya,” tegas Wakil Ketua Umum MUI, KH Muhyiddin Junaidi saat dihubungi Selasa (1/9/2020).

RelatedPosts

Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation

Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

Oleh karena itu, MUI menyerukan kepada pemerintah dua negara di Skandinavia tersebut agar mengambil tindakan tegas terhadap para pelaku perobek dan pembakar Alquran.

“MUI meminta para pelaku ditindak tegas dengan cepat sesuai hukum yang berlaku guna menghindari akses negatif dikemudian hari,” imbuhnya.

KH Muhyiddin mengatakan, Islam sebagai agama kedua terbesar di Benua Eropa terus mendapat hati di kalangan umat manusia dengan bertambahnya jumlah masyarakat yang memeluk Islam.

MUI menilai adanya kelompok tertentu yang terhasut oleh rekayasa Islamophobia menggunakan slogan anti-imigran sebagai dalih untuk meneror kaum Muslim.

“Kepada kaum Muslim diimbau agar menahan diri dan meningkatkan kewaspadaan tinggi serta menjaga komunikasi dengan pihak keamanan sebagai tindakan antisipasi guna menghindari segala kemungkinan yang terjadi,” imbuhnya.

MUI juga meminta pemerintah Indonesia agar minta klarifikasi melalui dari Duta Besar Norwegia dan Swedia tentang aksi robek dan bakar Alquran di dua negara tersebut.

“Hal ini perlu dilakukan untuk mendinginkan suasana,” tandasnya. (ATN)

Tags: Asia EropaMajelis Ulama Indonesia
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia Moves to Control Global Nickel Pricing With New National Minerals Exchange
  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.