• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Sunday, June 7, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Situasi Memburuk, Pompeo Tarik Dubes AS di China

by Redaksi Asiatoday
September 14, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
AS akan Tutup Pusat Kebudayaan China di Seluruh Kampus

Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo. Foto: Kedubes AS

ASIATODAY.ID, WASHINGTON – Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Mike Pompeo memerintahkan Duta Besar AS untuk China, Terry Branstad meninggalkan posnya.

Penarikan Dubes AS ini dilakukan di tengah hubungan yang kian memburuk antara Washington dan Beijing.

“Saya berterima kasih kepada Duta Besar Terry Branstad atas lebih dari tiga tahun pengabdiannya kepada rakyat Amerika Serikat sebagai Duta Besar AS untuk Republik Rakyat China” kata Pompeo dalam unggahan di Twitter, Senin (14/9/2020).

RelatedPosts

Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation

Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

“Dubes Branstad telah berkontribusi dalam menyeimbangkan kembali hubungan AS-China agar berorientasi pada hasil yang baik, timbal balik, dan adil,” imbuhnya dilansir dari CNA.

Awal bulan ini, AS memberlakukan pembatasan gerak untuk para diplomat China di AS.

“Kementerian Luar Negeri telah menetapkan mekanisme, yaitu diplomat senior China di Amerika Serikat untuk mengunjungi universitas, dan bertemu dengan pejabat pemerintah setempat,” kata Pompeo kala itu.

Pompeo mengatakan, pihaknya juga akan mengambil langkah lebih lanjut untuk memastikan bahwa semua akun resmi kedutaan China dan media sosial konsuler diidentifikasi dengan benar sebagai akun pemerintah China.
 
Pompeo menegaskan langkah ini sebagai timbal balik atas aksi yang dilakukan China terhadap AS.
 
“Kami hanya menuntut timbal balik akses untuk diplomat kami di China harus mencerminkan akses yang dimiliki diplomat China di AS, dan langkah hari ini akan menggerakkan kami secara substansial ke arah tersebut,” kata Pompeo.
 
Dia menegaskan akan melakukan hal yang sama jika pembatasan yang diberlakukan pada diplomat AS dihapus oleh pihak China.
 
Pengumuman ini dikecam oleh Kedutaan Besar China di Washington. Mereka mengatakan hal tersebut melanggar Konvensi Wina mengenai Hubungan Diplomatik dan Konsuler.

Meski demikian, belum ada keterangan lebih lanjut mengenai penarikan Branstad, apakah ia ditarik karena eskalasi meningkat atau masa jabatannya sudah selesai. (ATN)

Tags: Amerika SerikatChina
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesian Cooperatives Minister Backs Cooperative-Led Sugarcane Downstreaming
  • Indonesia Moves to Control Global Nickel Pricing With New National Minerals Exchange
  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.