• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Pertemuan Jokowi dan Mahathir Muhamad Bahas Sejumlah Isu Strategis

by Redaksi Asiatoday
August 9, 2019
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Pertemuan Jokowi dan Mahathir Muhamad Bahas Sejumlah Isu Strategis

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam kunjungannya ke Kuala Lumpur, Malaysia, hari ini dijadwalkan akan menghadiri pertemuan tahunan dengan Perdana Menteri (PM) Malaysia Mahathir Muhammad, yang dilanjutkan dengan santap siang, dan salat Jumat bersama.

“Kalau kita melihat ketokohan Tun (Mahathir Muhammad, red) dan Presiden Jokowi, maka kita melihat bahwa kedua pemimpin ingin terus menonjolkan the true face of Islam. Islam yang damai, Islam yang toleran. Dan salat Jumat bersama ini juga akan memperkokoh tali silaturahmi di antara dua pemimpin tersebut,” kata Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi kepada wartawan di Hotel Hyatt Kuala Lumpur, Malaysia, Kamis (8/8/2019) malam.

Mengenai isu yang akan dibahas dalam pertemuan tahunan, Menlu Retno Marsudi mengemukakan, yang pertama adalah mengenai masalah warga negara Indonesia di Malaysia yang jumlahnya cukup banyak, lebih dari dua juta orang. Tentunya keberadaan dalam jumlah besar itu, sambung Menlu, ada beberapa isu yang mengikutinya, termasuk isu mengenai masalah pendidikan bagi anak-anak TKI kita dan sebagainya dan sebagainya.

RelatedPosts

Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation

Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

Yang kedua, lanjut Menlu, mengenai masalah kelapa sawit, karena antara Malaysia dan Indonesia dua-duanya adalah produsen kelapa sawit yang cukup besar yang kalau digabungkan berarti paling besar seluruh dunia, dan banyak tantangan yang sedang dihadapi oleh kelapa sawit.

Ditambahkan Menlu, Malaysia ini merupakan salah satu negara mitra utama Indonesia, terutama di ASEAN. Kalau melihat dari perdagangan, menurut Menlu, maka Malaysia ini adalah mitra dagang ke-7 terbesar atau tujuan ekspor ke-6 terbesar bagi Indonesia. Kalau di ASEAN, lanjut Menlu, maka Malaysia ini adalah mitra kedua setelah Singapura, dan untuk investasi FDI Malaysia adalah ke-5 terbesar.

“Sementara untuk wisatawan adalah yang terbesar karena jumlahnya sudah lebih dari 2,5 juta, warga negara kita jumlah tadi saya sampaikan menurut perkiraan karena banyak sekali yang mungkin tidak ada di dalam daftar kita lebih dari 2 juta,” sambung Menlu. (AT Network)

,’;\;\’\’
Tags: JokowiMahathir Muhamad
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.