• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

China Mulai Distribusi Vaksin Covid-19 di Dunia Awal 2021

by Redaksi Asiatoday
September 25, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Indonesia Anggarkan Rp18 Triliun untuk Pengadaan Vaksin Covid-19 Bagi 160 Juta Jiwa

Vaksin Covid-19. Ilustrasi

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Produsen vaksin Covid-19 yang berbasis di China, SinoVac siap mendistribusikan vaksin ke seluruh dunia pada awal 2021.

CEO SinoVac, Yin Weidong mengatakan secara pribadi telah diberi vaksin eksperimental.

Awalnya, pembuatan vaksin Covid-19 hanya ditujukan untuk Wuhan dan China, tetapi kini vaksin Covid-19 sudah dirancang untuk memenuhi kebutuhan dunia.

RelatedPosts

Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation

Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

“Tujuan kami adalah memberikan vaksin kepada dunia termasuk AS, UE, dan lainnya,” kata Yin dikutip dari Euronews, Jumat (25/9/2020).

Distribusi Vaksin Sinovac ini dikhawatirkan akan mengalami kendala sebab beberapa negara menerapkan peraturan yang cukup ketat seperti di AS, Uni Eropa, Jepang, dan Australia, secara historis untuk memblokir penjualan vaksin asal China.

Namun, Yin meyakini bahwa akan ada pengecualian untuk vaksin virus corona.

SinoVac sedang mengembangkan salah satu dari empat kandidat vaksin China teratas yakni bersama SinoPharm (milik negara), ada dua dalam pengembangan, dan satu lagi dikembangkan bersama perusahaan swasta CanSino yang berafiliasi dengan militer.

“Lebih dari 24.000 orang berpartisipasi dalam uji klinis CoronaVac di Brasil, Turki, dan Indonesia, dengan uji coba tambahan dijadwalkan untuk Bangladesh dan mungkin Chili,” kata Yin.

“SinoVac memilih negara-negara tersebut karena mereka semua memiliki wabah yang serius, dengan populasi yang besar dan kapasitas penelitian dan pengembangan yang terbatas,” jelas Yin.

Kabar terbaru terkait vaksin dari China yakni Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) kini memberikan ‘lampu hijau’ atas hasil uji klinis vaksin virus corona. WHO juga berharap agar vaksin virus corona China bisa mengakhiri pandemi corona dan memulihkan ekonomi dunia. (ATN)

Tags: ChinaVaksin Covid-19
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.