• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Wednesday, June 17, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Jika Kalah Pilpres, Trump Tolak Transisi Kekuasaan Damai

by Redaksi Asiatoday
September 25, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Trump: 15 September TikTok akan Gulung Tikar di Amerika Serikat

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Ist

ASIATODAY.ID, WASHINGTON – Presiden  Donald Trump memberi sinyal tidak akan menerima jika mengalami kekalahan dalam Pilpres Amerika Serikat (AS).

Trump mengatakan tidak berkomitmen untuk memberikan transisi kekuasaan yang damai setelah pemilihan presiden Amerika Serikat pada 3 November nanti.

“Kita harus melihat apa yang terjadi nanti,” kata Trump ketika ditanya soal komitmen terhadap transisi damai, salah satu pilar demokrasi Amerika.

RelatedPosts

Indonesia and Germany Deepen Strategic Partnership Amid Global Uncertainty

Student Protests Spread Across Indonesia, Pressure Mounts on Prabowo Government

Indonesian Businessman Sues Bank Mandiri for IDR6.5 Billion Over Withheld Land Certificates

Trump menolak berargumen apakah dia akan menerima hasil pemilu. Dengan nada bercanda, Trump mengatakan dia akan tetap menjabat hingga melewati dua masa jabatan yang terikat secara konstitusional.
 
Penolakannya untuk menjamin transisi yang bebas kekerasan kemungkinan mengkhawatirkan para lawannya yang sudah gelisah melihat posisi Trump sebagai penegak hukum federal dalam memadamkan aksi protes di kota-kota AS.

Melansir dari CNN, Jumat (25/9/2020), keengganannya berkomitmen pada transisi damai berakar pada kekhawatirannya tentang surat suara. Dia menyatakan pemungutan suara melalui mail-in-ballots penuh dengan penipuan.
 
“Anda tahu bahwa yang saya sangat keluhkan tentang surat suara dan surat suara itu adalah bencana,” kata Trump pada konferensi pers di Gedung Putih, merujuk pada pemberian suara melalui pos yang dia klaim tanpa dasar akan mengarakah kepada penipuan pemilih.

Sebelumnya Trump mengatakan Joe Biden hanya akan menang pada November jika pemilu itu “dicurangi” dan dia menyarankan hasil pemilu kemungkinan akan diperebutkan sampai ke Mahkamah Agung.
 
Sejauh ini, jajak pendapat nasional menunjukkan Trump mengantongi suara lebih rendah dari Biden.

Partai Demokrat sudah sejak lama khawatir bahwa Trump mungkin berusaha mempertahankan kekuasaan menggunakan otoritas presiden.

Selama musim panas, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat AS, Nancy Pelosi, menyarankan Trump mungkin harus “disingkirkan” dari jabatannya jika dia menolak menerima hasil pemilu.

Trump tidak berusaha meredam spekulasi bahwa dia tidak akan meninggalkan jabatan. Ketika ditanya dalam wawancara dengan Fox News apakah dia bisa menerima hasil pemilu, Trump menolak.

“Tidak. Saya harus melihatnya. Tidak, saya tidak akan hanya mengatakan ‘ya’. Saya (juga) tidak akan mengatakan ‘tidak’,” ujar Trump. (ATN)

Tags: Donald TrumpJoe Biden
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia–Germany Set to Accelerate Economic and Industrial Alliance
  • Indonesia and Germany Deepen Strategic Partnership Amid Global Uncertainty
  • Danantara Raises US$1.5 Billion as Global Investors Flock to Indonesia Bond Offering
  • SMK and Moellhausen Encourage Local Indonesian Brands Expand into Global Markets
  • Student Protests Spread Across Indonesia, Pressure Mounts on Prabowo Government
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.