ASIATODAY.ID, JAKARTA– Minat para pengusaha asal Jepang untuk berinvestasi di Makassar, Sulawesi Selatan kian positif. Pasalnya, tidak kurang dari 100 pengusaha Jepang siap berinvestasi untuk pembangunan di Sulsel.
Selain potensi Sulsel yang menjanjikan, minat para pengusaha Jepang ini juga tidak terlepas dari hubungan positif yang terbangun antara para pengusaha asal Negeri Sakura itu dengan Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah sejak masih menjabat sebagai Bupati Bantaeng.
“Yang pasti tidak kurang 100 pengusaha ingin berpartisipasi selama kepemimpinan saya di Sulsel,” terang Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, Sabtu (10/8/2019).
Ia menjelaskan, Duta Besar Jepang untuk Indonesia telah mengumpulkan perusahaan-perusahaan besar Jepang yang ada di Indonesia, termasuk Sumitomo, Mutocu, Mitsubishi, Marubeni.
Perusahaan besar tersebut ingin mendapatkan informasi mengenai kebutuhan dan potensi-potensi yang dimiliki Sulsel.
“Program Pemprov Sulsel saat ini, hampir semuanya sesuai dengan cara berpikir pengusaha asal Jepang,”ujarnya.
Pemerintah Jepang, kata Nurdin Abdullah, melihat Pemprov Sulsel sudah dikenal sebagai pemerintah yang melayani, dan merespons positif semua calon investor yang ingin ke Sulsel.
“Makanya saat kami pertemuan dengan Dubes Jepang, kami membawa Dirut Angkasa Pura I, Dirut Pelindo IV, Wali Kota Makassar, serta Kadis PTSP,” paparnya.
Menurut Nurdin, pengolahan sampah untuk energi mendapat respons positif PT Sumitomo. Perusahaan tersebut akan berinvestasi, dan akan lebih detail lagi meminta data kepada Wali Kota Makassar.
Selain itu, ada PT Marubeni Indonesia yang sudah meminta bisa dipinjamkan lahan untuk melakukan riset di Sulsel. Perusahaan ini menjajaki potensi tanaman hutan untuk keperluan industri. Saat ini, PT Marubeni Indonesia sudah mengembangkan satu pabrik di Sumatera. (Lis)
,’;\;\’\’
