• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Proyek Jakarta International Stadium Terus Dipacu, Progres Sudah 30 Persen

by Redaksi Asiatoday
October 7, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Proyek Jakarta International Stadium Terus Dipacu, Progres Sudah 30 Persen

Master Plan Jakarta International Stadium. Dok JIS

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Proyek Pembangunan Jakarta International Stadium (JIS) terus dipacu dan hingga saat ini progresnya telah mencapai 30 persen.

“Progres 30 persen ini kita fokus pada area main stadium juga beberapa area luar termasuk dua lapangan latih,” kata Project Engineer Jakarta International Stadium Fadlillah Akmal Yusron, dalam diskusi virtual di Jakarta, Selasa (6/10/2020).

Proyek Jakarta International Stadium Terus Dipacu, Progres Sudah 30 Persen 1
Proyek Jakarta International Stadium. Dok JIS

Walau di tengah pandemi kata Akmal, pengerjaan JIS tetap berlanjut dengan memerhatikan protokol kesehatan.

RelatedPosts

Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation

Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

Sementara itu, Corporate Communication Jakpro Arnold Kindangen mengungkapkan pembangunan Jakarta International Stadium sempat terkendala imbas terbatasnya kuota impor baja dari China.

Akibatnya, target pengerjaan JIS terhambat pada tahun ini.

“Progres terakhir kita ada deviasi minus. Hal ini terjadi karena kita ada kendala sehubungan dengan impor. Jadi sebagian dari material kami khususnya untuk di kontruksi atap kita material bajanya itu impor dari China. Tetapi Pemerintah mengupayakan kebijakan memberdayakan industrial lokal sehingga yang kita ajukan impornya itu jauh dari harapan,” jelas Arnold.

Arnold mencontohkan, kebutuhan kontruksi atap JIS membutuhkan 5000 ton baja, tetapi izin untuk impor dari China baru disetujui sekitar 200 ton saja.

“Saat ini kita sedang progres penambahan kuota impor, semoga saja satu dua bulan ini bisa kita kejar impornya,” imbuhnya.

Jakarta International Stadium (JIS) termasuk salah satu program yang diajukan untuk mendapat pendanaan bantuan dari pinjaman Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Pengajuan itu didasarkan pada pemikiran bahwa proyek JIS termasuk dalam kegiatan pembangunan Penyertaan Modal Daerah (PMD) milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

“Pembagunan JIS ini menggunakan PMD sehingga salah satu bentuk bantuan Pemprov untuk membantu pembagunan ini terus bisa berjalan, kita mendapatkan bantuan pinjaman dari PEN,” terang Arnold. (ATN)

Tags: JakartaJakarta International Stadium
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.