• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Wednesday, June 17, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Warning Buat Washington, China Tahan Sejumlah Warga AS

by Redaksi Asiatoday
October 18, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Pertemuan AS-Tiongkok Sukses Capai Kemajuan Besar

China dan Amerika Serikat. Ilustrasi

ASIATODAY.ID, JAKARTA – China telah memperingatkan Amerika Serikat (AS) bahwa mereka mungkin menahan warga Amerika di China sebagai tanggapan atas tuntutan Departemen Kehakiman terhadap para sarjana yang berafiliasi dengan militer China. Demikian Wall Street Journal melaporkan pada hari Sabtu (18/10/2020).

Surat kabar itu, mengutip orang-orang yang tidak disebutkan namanya yang mengetahui masalah tersebut, mengatakan bahwa pejabat China telah berulang kali mengeluarkan peringatan melalui berbagai saluran kepada pejabat pemerintah AS.

Surat kabar itu mengatakan pesan Beijing adalah AS harus mengakhiri penuntutan terhadap sarjana China di pengadilan AS, atau orang Amerika di China dinyatakan melanggar hukum China.

RelatedPosts

Indonesia and Germany Deepen Strategic Partnership Amid Global Uncertainty

Student Protests Spread Across Indonesia, Pressure Mounts on Prabowo Government

Indonesian Businessman Sues Bank Mandiri for IDR6.5 Billion Over Withheld Land Certificates

Penasihat Departemen Luar Negeri pada peringatan 14 September yang melarang perjalanan ke China. Dia mengatakan pemerintah China menggunakan penahanan sewenang-wenang dan larangan keluar bagi warga AS dan lainnya “untuk mendapatkan posisi tawar atas pemerintah asing.”

Gedung Putih merujuk pertanyaan ke Departemen Luar Negeri, yang mengatakan dalam pernyataan email bahwa mereka menekankan “kepada pemerintah China – termasuk di tingkat tertinggi – kekhawatiran kami tentang penggunaan paksa larangan keluar China terhadap warga AS dan warga negara lain, dan akan terus melakukannya sampai kami melihat proses yang transparan dan adil.

Kedutaan Besar China di Washington tidak menanggapi permintaan komentar pada hari Sabtu. Pemerintahan Trump semakin menuduh Beijing menggugat operasi dunia maya dan spionase untuk mencuri teknologi, militer, dan pengetahuan AS lainnya dalam strategi untuk menggantikan AS sebagai kekuatan keuangan dan militer terkemuka di dunia.

Beijing membantah tuduhan tersebut. Pada Juli, Departemen Kehakiman mengatakan FBI telah menangkap tiga warga negara China karena diduga menyembunyikan keanggotaan di Tentara Pembebasan Rakyat ketika mengajukan visa untuk melakukan penelitian di lembaga akademik AS.

Bulan lalu, AS mengatakan telah mencabut visa untuk lebih dari 1.000 warga negara China di bawah langkah presiden yang menolak masuknya siswa dan peneliti yang dianggap berisiko keamanan. Langkah itu dianggap Beijing sebagai pelanggaran hak asasi manusia.

Pada saat itu, seorang juru bicara Departemen Luar Negeri mengatakan AS terus menyambut “pelajar dan sarjana sah dari China yang tidak melanjutkan tujuan Partai Komunis China untuk mendominasi militer.” (WJS)

Tags: Amerika SerikatChina
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia–Germany Set to Accelerate Economic and Industrial Alliance
  • Indonesia and Germany Deepen Strategic Partnership Amid Global Uncertainty
  • Danantara Raises US$1.5 Billion as Global Investors Flock to Indonesia Bond Offering
  • SMK and Moellhausen Encourage Local Indonesian Brands Expand into Global Markets
  • Student Protests Spread Across Indonesia, Pressure Mounts on Prabowo Government
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.