• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

China Mobilisasi Armada Tempur ke Perbatasan Taiwan

by Redaksi Asiatoday
October 21, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Laut China Selatan Kian Bergolak, China Mobilisasi Pasukan Tempur Lengkap

Armada tempur China di Laut China Selatan. Foto : PLA

ASIATODAY.ID, BEIJING – China memobilisasi sejumlah besar armada tenpur ke Provinsi Guangdong selatan. Langkah itu memicu kekhawatiran bahwa Beijing akan menggempur Taiwan.

Laporan South China Morning Post (SCMP) menggambarkan kekhawatiran tentang China yang memperkuat pasukannya di Guangdong, terutama dengan rumor penyebaran rudal hipersonik DF-17 ke wilayah tersebut.

Pemimpin Kanwa Defense Review yang berbasis di Kanada, Andrei Chang, mengatakan perluasan pangkalan rudal Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) di dekat Taiwan menunjukkan bahwa pasukan itu meningkatkan persiapan untuk perang yang menargetkan Taiwan.

RelatedPosts

Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation

Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

Chang memperingatkan pengerahan pasukan lain ke wilayah tersebut, seperti sistem pertahanan udara S-400 Triumf buatan Rusia. Pesawat S-400 dan DF-17 dapat menyerang target di seluruh Taiwan, sebuah kemampuan yang sampai sekarang.

Pensiunan PLA dan mantan wakil direktur Asosiasi Hubungan Lintas Selat Taiwan Dewan Negara, Mayor Jenderal Wang Zaixi, mengatakan kepada situs berita China Guancha.cn, bahwa latihan tembak-menembak selama akhir pekan belum pernah terjadi sebelumnya.

“Menunjukkannya (PLA) hanya selangkah lagi menuju pertempuran yang sebenarnya,” katanya, dikutip Rabu (21/10/2020).

Namun, para ahli telah mencatat situasi tersebut tampaknya menyarankan peningkatan ketegangan ke normal baru, tetapi bukan serangan yang akan datang.

Analis senior lembaga pemikir Rand, Derek Grossman, menyatakan Beijing mengejar kebijakan serupa dengan yang digunakan oleh Mesir pada berbulan-bulan sebelum pecahnya Perang Arab-Israel 1973.

“Dari perspektif Beijing, cukup menguntungkan untuk menciptakan hal normal baru yang mengganggu wilayah udara Taiwan dan dengan demikian kemungkinan besar ini akan meningkat karena ini mengurangi kemampuan Taiwan untuk menentukan apakah tindakan tertentu mewakili awal dari perang yang sebenarnya,” jelas Grossman kepada SCMP.

Menurut Grossman, peningkatan aktivitas militer China dirancang untuk menakut-nakuti Taiwan agar tunduk dan untuk mengumpulkan intelijen.

Langkah tersebut meningkatkan kesiapan China dengan menempatkan tentara dalam kondisi pertempuran nyata. (ATN)

Tags: ChinaIndo PasifikTaiwan
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.