• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home TRAVEL/TOURISM

Program “Visa Turis Khusus”, Wisatawan China Mulai Merapat ke Thailand

by Redaksi Asiatoday
October 21, 2020
in TRAVEL/TOURISM
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Thailand Mulai Pacu Kunjungan Wisatawan Global

Kota Bangkok, Thailand. Ist

ASIATODAY.ID, BANGKOK – Kunjungan wisatawan global di Thailand secara bertahap mulai bangkit.

Untuk pertama kalinya sejak lockdown atau karantina wilayah, Thailand telah menerima kunjungan 39 wisatawan dari Shanghai, China, Selasa (20/10/2020). Hal itu dilakukan dalam langkah sederhana untuk menghidupkan kembali pariwisata Thailand yang terpukul oleh Covid-19.

Melansir Daily Sabah, Rabu (21/10/2020) para pengunjung yang tiba di Bandara Suvarnabhumi Bangkok adalah pelopor pertama dalam program “Visa Turis Khusus”.

RelatedPosts

Bali Branded Unsafe as South Korea Issues Travel Warning

War Fallout Dims Dubai’s Glitter

Middle East War Shocks Global Travel: Over 4,500 Foreign Tourists Stranded in Thailand

Program itu dirancang untuk memulihkan selangkah demi selangkah sektor ekonomi yang menyambut hampir 40 juta pengunjung asing tahun lalu. Menurut beberapa perkiraan, sektor pariwisata Thailand tahun lalu menyumbang lebih banyak dari 10 persen dari produk domestik bruto (PDB) negara.

Mendatangkan turis dari China adalah pilihan yang wajar. Thailand adalah salah satu tujuan luar negeri teratas untuk turis China pada 2019 ketika mereka menyumbang jumlah pengunjung terbesar ke Thailand berdasarkan kebangsaan.

Sama pentingnya adalah kemampuan China untuk mengendalikan infeksi virus corona baru, sangat kontras dengan sebagian besar belahan dunia lain yang mengirim pengunjung ke Thailand. Namun demikian, kebijakan baru Thailand ini tidak berarti para pengunjung dapat dengan bebas bepergian ke seluruh negeri. Visa Turis Khusus memiliki persyaratan yang ketat.

Berdasarkan rencana yang pertama kali disetujui oleh Kabinet Thailand pada September, yakni turis asing yang berkomitmen untuk tinggal setidaknya 30 hari akan mendapatkan visa 90 hari yang dapat diperpanjang dua kali. Setelah tiba, mereka harus tinggal di karantina yang disetujui pemerintah di hotel atau rumah sakit selama 14 hari dan menunjukkan konfirmasi bahwa mereka telah mengatur akomodasi jangka panjang. Para turis juga harus memiliki polis asuransi khusus dan menjalani pengujian virus sebelum keberangkatan. Turis asing juga wajib mengunduh aplikasi pelacak virus corona resmi untuk digunakan selama mereka menginap.

Siaran pers yang dikeluarkan oleh bandara mengutip salah satu manajer operasinya, Kittipong Kittikachorn, mengatakan bahwa bandara tersebut siap untuk wisatawan dengan sistem yang dapat menguji virus corona dan menawarkan hasilnya dalam waktu 90 menit. Dia mengatakan para pendatang harus melalui tiga pemindaian termal saat mereka melewati bandara.

“Kami dapat meyakinkan semua orang bahwa semua tindakan kami sistematis dan memenuhi standar internasional,” kata Kittipong kepada The Associated Press (AP).

Anggota media tidak diizinkan untuk bertemu dengan turis yang datang. Setidaknya dua penerbangan lain dari China diperkirakan akan dilakukan akhir bulan ini.

Kementerian Pariwisata dan Olahraga Thailand memperkirakan sekitar 400 pengunjung asing tiba pada awal November. Penerbangan selanjutnya dapat mendarat di tujuan populer lainnya, seperti pulau resor selatan Phuket. (ATN)

Tags: Asia TourismAsia TravelThailandTravel AsiaWisata Asia
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.