• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Joe Biden Jadi Presiden, Ekspor Indonesia ke AS Diprediksi Melejit

by Redaksi Asiatoday
November 9, 2020
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Presiden Indonesia Ucapkan Selamat Atas Kemenangan Joe Biden dan Kamala Harris

Presiden Republik Indonesia Joko Widodo saat bertemu Joe Biden beberapa waktu lalu. Dok

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Terpilihnya Joe Biden sebagai Presiden Amerika Serikat (AS) diprediksi membawa dampak positif bagi Indonesia.

Menurut Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Andry Satrio Nugroho, salah satu dampaknya adalah peluang peningkatan ekspor Indonesia ke AS.

Andry mengungkapkan, di masa kepemimpinan Donald Trump, pertumbuhan nilai perdagangan Indonesia didominasi oleh impor dari AS. Catatan itu berbeda ketika AS dipimpin oleh Barack Obama.

RelatedPosts

Indonesia–France Business Council Launched to Drive US$3.5 Billion in New Investments

HIPMI Jaya Holds 2026 Regional Leadership Training

Kana Cooperative Opens New PIK2 Branch to Strengthen Business Ecosystem

“Di masa Obama-Biden, ekspor Indonesia justru masih tumbuh lebih besar daripada impor. Ini peluang ke depannya bagi Indonesia untuk meningkatkan pertumbuhan ekspor produk-produk non migas ke AS,” kata Andry dalam video conference, dikutip Senin (9/11/2020).

Andry mengungkapkan, 13 persen produk indonesia yang diekspor ke AS didominasi oleh produk pakaian, aksesori, karet hingga alas kaki. Namun, ekspor produk non migas ini bukan tanpa penantang, melainkan ada saingan dari negara lain yang juga melakukan ekspor serupa ke AS.

“Produk-produk ini yang sebetulnya harus ditingkatkan ke AS, apalagi Indonesia bersaing dengan China, Vietnam dan Bangladesh,” jelasnya.

Sementara itu, produk yang diimpor dari AS ke Indonesia didominasi oleh produk-produk barang modal, permesinan dan gandum.

“Karena tepung-tepungan kita masih cenderung mengimpor besar dari mereka,” imbuhnya.

Kemenangan Joe Biden tentunya juga akan berdampak terhadap perubahan geopolitik dan peta perekonomian dunia, salah satu topik utama yang menjadi sorotan dengan terpilihnya Biden adalah terkait perang dagang dengan China yang telah berjalan beberapa tahun terakhir selama pemerintahan Trump.

Perang dagang ini secara tidak langsung menekan kinerja ekspor dan impor dunia, termasuk perekonomian Indonesia. Dalam hal ini, Biden sendiri diproyeksikan beberapa pengamat akan mengurangi tensi hubungan dagang dengan China.

Dari sisi ekonomi, Joe Biden, dalam manifesto kebijakan ekonominya akan melakukan kebijakan baru seperti menaikkan berbagai macam pajak termasuk pajak korporasi yang diprediksi akan naik sebesar 15 persen .

Terkait belanja negara sendiri, Biden berjanji akan memberikan stimulus fiskal yang jauh lebih besar yakni sekitar USD2,5 triliun selama periode 2021 – 2024.

Ucapan selamat

Atas kemenangan Joe Biden dan Kamala, berbagai ucapan selamat pun datang dari berbagai pemimpin dunia, termasuk Presiden Republik Indonesia Joko Widodo.

“Selamat kepada @JoeBiden dan @KamalaHarris atas pilpres bersejarah ini. Tingginya tingkat partisipasi warga merupakan refleksi atas harapan terhadap demokrasi,” tulis Presiden Jokowi via Twitter pada Minggu (8/11/2020).

Jokowi mengungkapkan ingin bekerja sama dengan Biden dan Harris dalam memperkuat kemitraan strategis Indonesia-AS, yang mencakup kerja sama di bidang ekonomi, demokrasi, dan multilateralisme.

“Saya ingin bekerja sama secara erat dengan Anda berdua dalam menjalin hubungan yang menguntungkan masyarakat kedua negara,” sambung Jokowi. (ATN)

Tags: Joe BidenKerjasama Indonesia Amerika
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.