• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

PBB Serukan Pemimpin G20 Dukung Akses Vaksin Covid-19

by Redaksi Asiatoday
November 21, 2020
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
PBB: Sebelum Vaksin Ditemukan, Dunia Belum Bisa Normal

Sekjend PBB, Antonio Guterres. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Sekretaris Jenderal Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres menyerukan kepada pemimpin dunia, terutama G20, untuk mendukung penuh mekanisme global terkait dengan vaksin Covid-19 dan pengobatan yang dapat terjangkau bagi semua masyarakat dunia.

“Terobosan vaksin Covid-19 baru-baru ini menawarkan secercah harapan. Tapi secercah harapan itu perlu menjangkau semua orang. Itu berarti memastikan bahwa vaksin diperlakukan sebagai barang publik global – vaksin rakyat dapat diakses dan terjangkau oleh semua orang, di mana saja,” kata Guterres, dalam KTT G20 Jumat (20/11/2020).

“Ini bukan latihan melakukan kebaikan. Ini adalah satu-satunya cara untuk menghentikan pandemi yang mematikan. Solidaritas untuk bertahan hidup,” ujarnya.

RelatedPosts

Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation

Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

Para pemimpin yang berpartisipasi dalam KTT G20, yang diselenggarakan secara online tahun ini oleh Arab Saudi, secara kolektif mewakili sekitar 80 persen dari ekonomi dunia dan 75 persen dari perdagangan internasional.

Meskipun banyak negara sejauh ini telah menginvestasikan USD10 miliar dalam Access to COVID-19 Tools (ACT) Accelerator dan pilar vaksinnya, Fasilitas COVAX, namun gerakan ini masih kekurangan dana.

Guterres mengatakan COVAX membutuhkan tambahan dana sekitar USD28 miliar, termasuk dana USD4,2 miliar sebelum akhir tahun.

“Pendanaan ini sangat penting untuk produksi massal, pengadaan dan pengiriman vaksin Covid-19 dan peralatan kesehatan baru di seluruh dunia,” katanya.

“Negara-negara G20 memiliki sumber daya atas itu,” imbuhnya.

Guterres menambahkan bahwa PBB juga bekerja untuk memerangi mitos vaksin yang merusak, konspirasi, dan informasi yang salah di media sosial dalam upaya memperkuat kepercayaan publik dan menyelamatkan nyawa. (ATN)

Tags: G20KTT G20United NationsVaksin Covid-19
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.