• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Menteri KKP Ditangkap KPK, Presiden Jokowi Angkat Bicara

by Redaksi Asiatoday
November 25, 2020
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
Presiden Jokowi: Segera Lakukan Test Cepat Covid-19 di Seluruh Indonesia

Presiden Republik Indonesia, Jokowi. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Presiden Republik Indonesia Joko Widodo angkat bicara setelah salah satu menterinya yakni Menteri Kelautan dan Perikanan , Edhy Prabowo ditangkap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Kita menghormati proses hukum yang tengah berjalan di KPK. Saya percaya KPK bekerja transparan, terbuka, dan profesional,” ujar Presiden Joko Widodo, Rabu (25/11), di Istana Merdeka, Jakarta.

Presiden menegaskan bahwa pemerintah terus mendukung upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi di Tanah Air.

RelatedPosts

Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation

Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

“Pemerintah konsisten mendukung upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi,” tandasnya.

Sebelumnya KPK telah mengonfirmasi dan membenarkan telah menangkap Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo dan beberapa orang lainnya pada Rabu dini hari.

“Benar, kita telah mengamankan sejumlah orang pada malam dan dini hari tadi,” ucap Wakil Ketua KPK Nawawi Pomolango saat dikonfirmasi terkait penangkapan Menteri Edhy Prabowo di Jakarta, Rabu  (25/11).

KPK menegaskan, penangkapan Edhy Prabowo di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) terkait dengan ekspor benih lobster atau benur.

”Yang bersangkutan ditangkap terkait ekspor benur lobster,” ujar Wakil Ketua KPK Nurul Gufron.

Selain Menteri Edhy Prabowo, kata Gufron, KPK juga mengamankan sejumlah orang dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

”Ada beberapa dari KKP dan keluarga yang b bersangkutan,” tegasnya.

Untuk diketahui Edhy Prabowo merupakan menteri pertama yang ditangkap dari Kabinet Indonesia Maju. Edhy menjadi Menteri Kelautan dan Perikanan di Kabinet Jokowi-KH. Ma’ruf Amin pada 23 Oktober 2020 menggantikan Susi Pudjiastuti. (ATN)

Tags: Kementrian KKPKPKPresiden Jokowi
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.