• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Wednesday, June 17, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

AS Hentikan Pertukaran Budaya dengan China

by Redaksi Asiatoday
December 5, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
AS akan Tutup Pusat Kebudayaan China di Seluruh Kampus

Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo. Foto: Kedubes AS

ASIATODAY.ID, WASHINGTON – Amerika Serikat (AS) menghentikan hubungan kebudayaan dengan China.

Departemen Luar Negeri AS mengatakan telah mengakhiri lima program pertukaran budaya dengan China. Keputusan itu diambil setelah memberlakukan pembatasan baru terhadap warga China yang mencari visa untuk memasuki negara itu.

Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo mengatakan, lima program yang sepenuhnya didanai dan dioperasikan oleh pemerintah China itu berakhir karena mereka adalah “alat propaganda soft power” yang terselubung. Langkah tersebut dilakukan hanya dua hari setelah aturan baru yang ketat yang membatasi visa bagi anggota Partai Komunis China (PKC) berlaku.

RelatedPosts

Asia Drives Global Aquatic Production to Record High, Powered by Aquaculture Expansion

Indonesia and Germany Deepen Strategic Partnership Amid Global Uncertainty

Student Protests Spread Across Indonesia, Pressure Mounts on Prabowo Government

“Hari ini, Departemen Luar Negeri menghentikan lima program, yang disamarkan sebagai ‘pertukaran budaya’, dengan Republik Rakyat China (RRC),” kata Pompeo dalam pernyataan.

“Mereka menyediakan akses yang dikuras dengan hati-hati oleh pejabat Partai Komunis China, bukan kepada orang China yang tidak menikmati kebebasan berbicara dan berkumpul,” sambungnya.

“Amerika Serikat menyambut baik program budaya timbal balik dan adil dengan pejabat RRC dan rakyat China, tetapi program satu arah seperti ini tidak saling menguntungkan,” tegasnya seperti dikutip dari Newsweek, Sabtu (5/12/2020).

Program yang akan berakhir termasuk Program Persahabatan AS-China, Program Pertukaran Kepemimpinan AS-China, Program Pertukaran Transpacific AS-China, Program Pendidikan dan Kebudayaan Hong Kong, dan Program Perjalanan Pendidikan China bagi Pembuat Kebijakan.

Program tersebut beroperasi di bawah ketetapan Mutual Educational and Cultural Exchange Act (MECEA) atau Undang-Undang Pendidikan dan Pertukaran Budaya Bersama yang memungkinkan pekerja federal mendanai perjalanan mereka dengan uang dari pemerintah asing.

Melansir Reuters, undang-undang tersebut ditandatangani pada tahun 1961 oleh Presiden John F. Kennedy dan bertujuan untuk meningkatkan pertukaran akademik dan budaya dengan negara-negara asing.

Sementara Pompeo memilih lima program sebagai operasi “propaganda” terselubung oleh pemerintah China, dia mengatakan bahwa program lain di bawah naungan MECEA akan tetap utuh karena mereka saling menguntungkan.

“Sementara program lain yang didanai di bawah naungan MECEA saling menguntungkan, lima program tersebut sepenuhnya didanai dan dioperasikan oleh pemerintah (China) sebagai alat propaganda soft power,” kata pernyataan itu.

Sebelumnya, AS telah melakukan pembatasan visa terhadap lebih dari 90 juta warga China yang menjadi anggota Partai Komunis China (PKC). Pembatasan segera berlaku dan dimaksudkan untuk membatasi visa perjalanan AS yang diperoleh oleh anggota PKC, bersama dengan anggota keluarga dekat mereka, menjadi satu bulan. (ATN)

Tags: Amerika SerikatChina
No Result
View All Result

Terbaru

  • Asia Drives Global Aquatic Production to Record High, Powered by Aquaculture Expansion
  • Indonesia–Germany Set to Accelerate Economic and Industrial Alliance
  • Indonesia and Germany Deepen Strategic Partnership Amid Global Uncertainty
  • Danantara Raises US$1.5 Billion as Global Investors Flock to Indonesia Bond Offering
  • SMK and Moellhausen Encourage Local Indonesian Brands Expand into Global Markets
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.