• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Pasar Bebas (AfCFTA) Afrika Mulai Berlaku, World Bank Optimis Kemiskinan Bisa Dipangkas

by Redaksi Asiatoday
January 2, 2021
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Utang Negara Berkembang Pecahkan Rekor, World Bank Ingatkan Potensi Krisis

Kota Maputo, Afrika. ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – African Continental Free Trade Area (AfCFTA) atau Perjanjian kerja sama pasar bebas di Afrika resmi berlaku, Jumat (1/1/2021).

Area Pasar Bebas Benua Afrika (AfCFTA) bertujuan menyatukan 1,3 miliar penduduk dalam satu kelompok ekonomi dengan total nilai perdagangan mencapai USD3,4 triliun. Kerja sama itu membentuk blok ekonomi terbesar yang ada di dunia sejak berdirinya Organisasi Dagang Dunia (WTO).

Para pendukung pasar bebas Afrika mengatakan, kerja sama itu dapat meningkatkan perdagangan antarnegara di benua tersebut dan mendorong anggota membentuk rantai pasok barangnya sendiri.

RelatedPosts

Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus

Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam

Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries

World Bank memperkirakan kerja sama pasar bebas itu dapat membebaskan puluhan juta orang dari jerat kemiskinan pada 2035.

Kendati demikian, beberapa pengamat mengatakan peresmian pasar bebas yang dilakukan pada perayaan tahun baru itu merupakan langkah simbolik dari negara-negara Afrika. Implementasi kerja sama pasar bebas secara penuh, menurut para pengamat itu, kemungkinan membutuhkan waktu bertahun-tahun.

Beberapa tantangan seperti aturan birokrasi yang berbelit, kurangnya dukungan infrastruktur, dan kebijakan proteksionisme, harus segera diatasi sehingga kerja sama dagang itu dapat berjalan optimal, kata para pengamat.

Kerja sama pasar bebas di Afrika awalnya direncanakan berlaku sejak 1 Juli 2020, tetapi rencana itu ditunda oleh negara-negara anggota karena adanya pandemi Covid-19. Di tengah situasi pandemi, negosiasi antarnegara yang dilakukan secara langsung tidak dapat dilakukan.

Kepala staf sekretariat AfCFTA Silver Ojakol mengatakan, pandemi Covid-19 justru mendorong AfCFTA segera diberlakukan.

“Kami melihat dampak pandemi terhadap ekonomi, khususnya terkait arus barang impor. Jadi, situasi itu turut memperkuat kehendak politik dari negara-negara anggota untuk menyatukan Afrika,” ujarnya dikutip dari antara, Sabtu (2/1/2021).

Tiap negara di Afrika, kecuali Eritrea, telah menandatangani perjanjian pasar bebas tersebut. Sebanyak 34 negara juga telah meratifikasi isi perjanjian pasar bebas.

Di lain pihak, W Gyude Moore, eks menteri di Liberia yang saat ini bertugas sebagai pengamat senior Center for Global Development mengatakan, pekerjaan berat baru dimulai sekarang.

“Saya akan terkejut jika mereka dapat mempersiapkan semuanya dalam waktu 24 bulan,” jelasnya. (ATN)

Tags: AfCFTAAfrican Continental Free Trade AreaAfrikaAsia AfrikaPasar Bebas Afrika
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.