• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 26, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Pasar Bebas (AfCFTA) Afrika Mulai Berlaku, World Bank Optimis Kemiskinan Bisa Dipangkas

by Redaksi Asiatoday
January 2, 2021
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Utang Negara Berkembang Pecahkan Rekor, World Bank Ingatkan Potensi Krisis

Kota Maputo, Afrika. ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – African Continental Free Trade Area (AfCFTA) atau Perjanjian kerja sama pasar bebas di Afrika resmi berlaku, Jumat (1/1/2021).

Area Pasar Bebas Benua Afrika (AfCFTA) bertujuan menyatukan 1,3 miliar penduduk dalam satu kelompok ekonomi dengan total nilai perdagangan mencapai USD3,4 triliun. Kerja sama itu membentuk blok ekonomi terbesar yang ada di dunia sejak berdirinya Organisasi Dagang Dunia (WTO).

Para pendukung pasar bebas Afrika mengatakan, kerja sama itu dapat meningkatkan perdagangan antarnegara di benua tersebut dan mendorong anggota membentuk rantai pasok barangnya sendiri.

RelatedPosts

New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System

Indonesia Expands De-Dollarization Drive, Targets India and South Korea for Local Currency Trade Deals

Indonesia Deepens Legal Alliance With Russia, Approves Extradition of Russian Citizen

World Bank memperkirakan kerja sama pasar bebas itu dapat membebaskan puluhan juta orang dari jerat kemiskinan pada 2035.

Kendati demikian, beberapa pengamat mengatakan peresmian pasar bebas yang dilakukan pada perayaan tahun baru itu merupakan langkah simbolik dari negara-negara Afrika. Implementasi kerja sama pasar bebas secara penuh, menurut para pengamat itu, kemungkinan membutuhkan waktu bertahun-tahun.

Beberapa tantangan seperti aturan birokrasi yang berbelit, kurangnya dukungan infrastruktur, dan kebijakan proteksionisme, harus segera diatasi sehingga kerja sama dagang itu dapat berjalan optimal, kata para pengamat.

Kerja sama pasar bebas di Afrika awalnya direncanakan berlaku sejak 1 Juli 2020, tetapi rencana itu ditunda oleh negara-negara anggota karena adanya pandemi Covid-19. Di tengah situasi pandemi, negosiasi antarnegara yang dilakukan secara langsung tidak dapat dilakukan.

Kepala staf sekretariat AfCFTA Silver Ojakol mengatakan, pandemi Covid-19 justru mendorong AfCFTA segera diberlakukan.

“Kami melihat dampak pandemi terhadap ekonomi, khususnya terkait arus barang impor. Jadi, situasi itu turut memperkuat kehendak politik dari negara-negara anggota untuk menyatukan Afrika,” ujarnya dikutip dari antara, Sabtu (2/1/2021).

Tiap negara di Afrika, kecuali Eritrea, telah menandatangani perjanjian pasar bebas tersebut. Sebanyak 34 negara juga telah meratifikasi isi perjanjian pasar bebas.

Di lain pihak, W Gyude Moore, eks menteri di Liberia yang saat ini bertugas sebagai pengamat senior Center for Global Development mengatakan, pekerjaan berat baru dimulai sekarang.

“Saya akan terkejut jika mereka dapat mempersiapkan semuanya dalam waktu 24 bulan,” jelasnya. (ATN)

Tags: AfCFTAAfrican Continental Free Trade AreaAfrikaAsia AfrikaPasar Bebas Afrika
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $100 Billion Nickel Bet Faces a New Threat as Global EV Battery Technology Shifts
  • U.S. Pushes Indonesia’s Nuclear Ambitions
  • New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System
  • Now for Climate: Young Indonesians Take Action for the Planet
  • Australia Triples LPG Exports to Indonesia as Hormuz Disruption Reshapes Energy Flows
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.